Virus Corona di Tulungagung

Bupati Tulungagung Sebut Penutupan Jalan Siang Hari untuk Tekan Penyebaran Covid-19 Berlebihan

Menurut Bupati Tulungagung, penutupan portal saat malam hari masih bisa dibenarkan. Namun saat siang hari jalan diperlukan untuk kegiatan ekonomi.

Penulis: David Yohanes | Editor: Dwi Prastika
TRIBUNJATIM.COM/DAVID YOHANES
Jalan yang diportal warga saat siang hari di Tulungagung, Mei 2020. 

Sebab meski ada yang jaga, namun portal tidak dibuka saat ada yang akan lewat.

Resmikan Kampung Tangguh Covid-19, Bupati Blitar Rijanto Ingin Tumbuhkan Gerakan Gotong Royong

Lagi, Pasien ke-10 Positif Covid-19 di Kota Batu Berkaitan dengan Pasar, Mengeluh Demam dan Sesak

Penjaga portal tugasnya justru menghalau warga yang akan lewat.

"Kalau gang yang ditutup masih bisa diterima. Tapi kalau jalan utama, penghubung antardesa kan merepotkan," ujar Joko.

Karena itu, Joko mendukung pelarangan penutupan jalan saat siang hari.

Sebab saat siang jalan-jalan diperlukan untuk kegiatan ekonomi masyarakat.

Bocah 11 Tahun di Tulungagung Reaktif Covid-19, Gugus Tugas Lacak Semua Teman Bermain Pasien

Reaktif Covid-19, Ibu Baru Melahirkan di Tulungagung Harus Karantina, Tak Boleh Susui Bayi Langsung

Selain itu, menurutnya, penutupan jalan bukan solusi untuk mencegah penularan Covid-19.

"Jalannya diportal, kemudian dijaga dengan bergerombol, tidak pakai masker, tidak memperhatikan physical distancing. Kan malah konyol," pungkasnya.

Editor: Dwi Prastika

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved