Virus Corona di Jawa Timur

Jawa Timur Punya Mobil Tes PCR Keliling, Gubernur Khofifah: Kita Bisa Atasi Antrean Sample Covid-19

Presiden Joko Widodo kirim dua alat mobile PCR untuk Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Diharapkan bisa mempercepat proses testing specimen Covid-19.

ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM
Mobile PCR yang sudah diterima Pemprov Jatim untuk percepatan tes Covid-19. 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Pemerintah Provinsi Jawa Timur mendapatkan perhatian khusus dari Presiden Joko Widodo dalam hal penanganan virus Corona ( Covid-19 ).

Salah satunya adalah dalam wujud pemberian bantuan alat mobile PCR sebanyak dua unit.

Bantuan alat PCR yang bisa keliling tersebut diharapkan bisa mempercepat proses testing specimen dari masyarakat Jawa Timur.

Terlebih karena ITD Unair yang selama ini menjadi andalan Jawa Timur untuk test PCR tidak menerima uji sampel dari pasien selain RS Unair Surabaya lantaran ada tenaga lab nya yang terpapar Covid-19.

Potret Gibran Idul Fitri bareng Mertua, Intip Penampilan Keluarga Selvi Ananda, Keakraban Terekspos

Saputri Istri Pertama Didi Kempot Blak-blakan soal Rumah Tangganya dengan Sang Maestro: Tahu Goreng

“Mobile PCR ini menjadi bentuk perhatian beliau (Presiden Joko Widodo) melalui Gugus Tugas krn secara teknis apapun yang terkait layanan covid pintunya di gugus tugas. Saat ini yang sudah datang satu unit mobile PCR dan akan datang satu lagi,” kata Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, Kamis (28/5/2020).

Dikatakan gubernur perempuan pertama Jawa Timur tersebut, Jawa Timur memiliki strategi 3T dalam penanganan Covid-19. Yaitu testing, tracing dan juga treatment.

Jika test yang dilakukan bisa cepat maka tracing bisa juga cepat dilakukan. Begitu juga dengan treatment akan otomatis bisa dipercepat.

Pasien Positif Covid-19 Bangkalan Bertambah Jadi 36, Ketua Satgas Berencana Buka Ruang Isolasi Baru

Imbas Krisis Finansial, Juventus Angkat Tangan Pulangkan Paul Pogba ke Turin

“Kemarin, kami memang kekurangan mesin PCR. Laboratorium sudah kita ditambah tapi optimasi harus terus dilakukan. Nah dengan kita dapat bantuan ini kita sudah nggak usah optimasi lagi, karena kita dapat alatnya juga tenaga analist-nya,” kata Khofifah.

Lebih lanjut dikatakan Khofifah, selama ini karena kekurangan mesin PCR, hasil test spesimen bisa keluar hingga dua pekan dan ada banyak sample yang harus masuk daftar tunggu.

Sehingga dengan dua mobil yang datang ke Jawa Timur dari Gugus Tugas Nasional akan mampu membantu mengatasi permasalahan antrian sample yang harus diuji menggunakan mesin PCR.

Satu Lagi, Warga Kota Madiun Terkonfirmasi Positif Covid-19, Maidi Minta Warganya Disiplin

Halaman
12
Penulis: Fatimatuz Zahroh
Editor: Hefty Suud
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved