Breaking News:

PSBB Surabaya

Potret Pilu Toko-toko di Mall Surabaya, Terpaksa Ditutup Ada PSBB, Sempat Diwarnai Penolakan Pemilik

Dampak dari penerapan PSBB Surabaya periode ketiga, beberapa tenant di Mall BG Junction terpaksa ditutup sementara.

Penulis: Tony Hermawan | Editor: Arie Noer Rachmawati
SURYA/TONY HERMAWAN
Pengunjung Mall BG Junction Surabaya membaca surat pengumuman penutupan beberapa tenant di Mall BG Junction, Surabaya, Rabu (27/5/2020). 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Kota Surabaya saat ini sudah menerapkan penerapan PSBB Surabaya periode ketiga.

Dampak dari penerapan PSBB Surabaya periode ketiga, beberapa tenant di Mall BG Junction pun terpaksa ditutup sementara.

Adapun tenant yang ditutup sementara adalah tenant elektronik, perhiasan atau aksesoris, jasa pijat refleksi, dan bioskop.

Aisyahrani Ekspos Tingkah Suami & Reino Barack di Rumah Bu Cetar, Buset, Syahrini: Terima Aja Rani

Terpantau, satu di antara tenant perhiasan pun menuliskan pengumuman penutupan itu di rolling door tenant.

Pemilik tenant memberitahukan pada 12-25 Mei 2020, saat berlangsungnya masa PSBB Surabaya jilid dua, tenant tersebut belum juga diperbolehkan buka. 

Terkait hal itu, General Manager Mall BG Junction Heru Prasetya mengatakan, penutupan tersebut sudah sejak masa PSBB Surabaya jilid pertama.

Saputri Istri Pertama Didi Kempot Blak-blakan soal Rumah Tangganya dengan Sang Maestro: Tahu Goreng

Diam-diam Penuh Ancaman, Pihak Syahrini Lapor Kasus Video, Hotman Bongkar Duduk Perkara Bertindak!

"Ya kami mengikuti aturan Perwali Pemerintah Kota Surabaya, beberapa tenant seperti aksesoris," kata Heru kepada TribunJatim.com, Rabu (27/5/2020).

Heru memastikan, imbas Perwali tersebut, tercatat ada 80 persen tenant yang menghentikan operasionalnya.

"Tenant yang buka hanya tinggal 20 persen dan yang 80 persen kami minta tutup," ucapnya.

Wajah Beda Saputri di Foto Lebaran Tanpa Didi Kempot, Anak Tulis Pesan: Tak Ada Kata yang Lebih Haru

Heru menambahkan, saat pertama kali melakukan penutupan, sempat mendapatkan penolakan dari para pemilik tenant.

Kendati demikian, pihak manajemen pun tetap melakukan penutupan.

"Saya rasa penutupan alasannya karena aturan ya mau nggak mau harus diikuti," tutup dia.

Penulis: Tony Hermawan

Editor: Arie Noer Rachmawati

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved