Virus Corona di Mojokerto

Skema New Normal Bidang Pendidikan di Mojokerto, Pembelajaran Daring Disebut Ning Ita Solusi Efektif

Pemerintah Kota Mojokerto masih mengkaji wacana kebijakan penerapan skema new normal di tengah pandemi Covid-19.

Tribunnews.com
ILUSTRASI SMA Mandiri Double Track 

TRIBUNJATIM.COM, MOJOKERTO - Pemerintah Kota Mojokerto masih mengkaji wacana kebijakan penerapan skema new normal di tengah pandemi Covid-19.

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari, mengatakan pemerintah daerah diberi kebijakan untuk menerapkan skema new normal secara kondisional sesuai kondisi daerahnya.

Bagaimanapun juga harus mulai membiasakan diri selama lebih dari 2,5 bulan pandemi Covid-19 di Kota Mojokerto.

Aisyahrani Ekspos Tingkah Suami & Reino Barack di Rumah Bu Cetar, Buset, Syahrini: Terima Aja Rani

"Skema new normal ke depannya menekankan pada perilaku hidup bersih dan sehat sekaligus masyarakat patuh seusai protokol kesehatan yang diterapkan di seluruh aspek kehidupan termasuk di dunia pendidikan," ujarnya di Rumah Rakyat Kota Mojokerto, Rabu (27/5/2020).

Ia mengatakan, new normal artinya bersahabat dalam kondisi pandemi seperti ini yakni perubahan kehidupan di mana menjalankan protokol kesehatan, mengenakan masker adalah sebuah kebutuhan kewajiban dan penerapan social distancing selama pandemi Corona.

"Salah satu contoh solusi yang bisa digunakan dalam skema new normal ini di bidang pendidikan adalah memanfaatkan teknologi informasi seperti pembelajaran daring," ungkapnya.

Saputri Istri Pertama Didi Kempot Blak-blakan soal Rumah Tangganya dengan Sang Maestro: Tahu Goreng

Diam-diam Penuh Ancaman, Pihak Syahrini Lapor Kasus Video, Hotman Bongkar Duduk Perkara Bertindak!

Masih kata Ning Ita, berdasarkan teleconference bersama Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, Nadiem Makarim, Rabu (27/5/2020) secara nasional belum bisa memutuskan kapan pembelajaran di bidang pendidikan akan kembali normal atau klasikal di kelas.

Bahkan disampaikan kemungkinan pembelajaran dari rumah atau daring bisa dilakukan sampai akhir tahun 2020.

"Skema new normal dari pemerintah pusat khususnya di bidang pendidikan belum turun, nantinya jika sudah kita akan menganalisa poin mana saja yang bisa direalisasikan di Kota Mojokerto," ungkapnya.

Potret Gibran Idul Fitri bareng Mertua, Intip Penampilan Keluarga Selvi Ananda, Keakraban Terekspos

Sementara itu, menurut Ning Ita, pada masa pandemi virus Corona seperti ini pembelajaran daring dinilai cukup efektif untuk memaksimalkan peserta didik agar tidak ketinggalan pelajaran.

Apalagi, seluruh wilayah di 18 Kelurahan di Kota Mojokerto semuanya sudah tercover jaringan internet sehingga dipastikan pembelajaran daring bisa diakses secara optimal.

Halaman
12
Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: Arie Noer Rachmawati
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved