Virus Corona di Jawa Timur

UPDATE CORONA di Jatim Jumat 29 Mei, Kematian Positif Covid-19 Ada 24 Orang, Terbanyak dari Surabaya

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menyebut bahwa angka kematian kasus covid-19 di Kota Surabaya hingga saat ini belum menurun.

TRIBUNJATIM.COM/FATIMATUZ ZAHROH
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menyebut bahwa angka kematian kasus covid-19 di Kota Surabaya hingga saat ini belum menurun.

Sebaliknya hari ini, Jumat (29/5/2020), angka kematian kasus positif covid-19 di Kota Surabaya justru melonjak dibandingkan hari-hari sebelumnya sejak pandemi terjadi.

Hal ini menurut gubernur perempuan pertama Jatim ini, peningkatan angka kematian pasien covid-19 ini harus menjadi catatan besar terutama di saat kawasan Kota Surabaya, Kabupaten Sidoarjo dan Kabupaten Gresik (Surabaya Raya) sudah menjalani masa restriksi Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk tahap ketiga.

Gubernur Khofifah Kirim 2 Mobil PCR ke Lamongan dan Tulungagung, Percepat Tes Swab Covid-19 Jatim

Malang Raya Transisi New Normal, Khofifah: Surabaya Raya Tak Boleh Melompat, Ada Tahapannya

Gubernur Khofifah Siapkan New Normal untuk Pondok Pesantren, Upayakan Santri Jatim Aman Covid-19

“Data ini kurang menggembirakan, tapi data ini harus menjadi pengingat bagi kita semuanya. Memang hari ini ada sebanyak 19 pasien covid-19 yang sembuh, tapi kita juga sangat berduka cita bahwa hari ini dari perjalanan layanan penanganan covid-19 di Surabaya, angka pasien meninggal di hari ini adalah angka tertinggi, dari data Jatim dimana ada 24 pasien covid-19 yang meninggal hari ini, yang terbanyak yaitu 17 diantaranya ada di Surabaya,” kata Khofifah dalam konferensi pers di Gedung Grahadi, Jumat (29/5/2020) malam.

Selain ada sebanyak 17 pasien covid-19 Jatim yang meninggal dunia, ada sebanyak 3 pasien covid-19 dari Kabupaten Sidoarjo, 2 dari Kabupaten Gresik, 1 dari Kabupaten Malang dan 1 dari Kabupaten Situbondo yang juga dinyatakan meninggal dunia.

Terkait rekor terbanyak pasien covid-19 yang meninggal dunia di Kota Surabaya, Gubernur Khofifah kembali mengimbau warga masyarakat untuk disiplin melaksanakan protokol kesehatan di tengah pandemi. Mengenakan masker, menerapkan pola hidup sehat dan juga menjaga jarak menjadi langkah terampuh saat ini sebelum vaksin dari SARS-CoV-2 ditemukan.

“Ini harus menjadi catatan kita bersama betapa bahwa dari berbagai maksimalisasi layanan pasien terkonfirmasi positif covid-19 maka cara yang paling jitu paling tokcer saat ini ternyata adalah disiplin, ternyata yang paling ampuh saat ini adalah kepatuhan dalam melaksanakan protokol kesehatan,” kata Khofifah.

Di sisi lain, pada kesempatan yang sama Khofifah juga menyampaikan update perkembangan pasien sembuh dari covid-19.

Per hari ini ada sebanyak 19 pasien covid-19 di Jatim yang dinyatakan sembuh. Pasien sembuh itu tersebar dua di Kabupaten Pasuruan, satu di Kabupaten Lumajang, 4 di Kabupaten Tulungagung, 3 di Kabupaten Sidoarjo, 1 di Kota Probolinggo, 2 di Kabupaten Malang, 1 di Kabupaten Banyuwangi, 1 di Kabupaten Lamongan, 3 di Kabupaten Probolinggo dan 1 di Kota Surabaya.

“Sedangkan untuk kasus baru pasien terkonfirmasi positif covid-19 di Jatim per hari ini ada sebanyak 139 orang. Kembali lagi yang terbanyak ada di Kota Surabaya 94 orang, 9 di Kabupaten Sidoarjo, dan 7 di Kabupaten Lamongan, itu tiga besar pertambahan di Jatim,” tegas Khofifah.

Penulis: Fatimatuz Zahroh
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved