Virus Corona di Lamongan

Bentuk KTDP dan Bagikan 10 Ton Beras, Polres Lamongan Libatkan IDI dan Ormas

Kepedulian terhadap warga Lamongan yang terdampak pandemi Corona terus berdatangan.Sebanyak 10 ton beras dari Mabes Polri dibagikan kepada warga

surya/Hanif Manshuri
Kapolres Lamongan saat silaturohmi bertemu pengurus IDI Cabang Lamongan di Kantor IDI jalan Soewoko nomor 108 Lamongan, Sabtu (30/5/2020) 

 TRIBUNJATIM.COM, LAMONGAN - Kepedulian terhadap warga Lamongan yang terdampak pandemi Corona terus berdatangan. Kini, sebanyak 10 ton beras dari Mabes Polri dibagikan kepada warga Lamongan yang terdampak pandemi global ini.

Sementara untuk mendukung Kampung Tangguh Desa Tanggap (KTDT) Covid - 19, Kapolres Lamongan, AKBP Harun menemui pengurus Ikatan Dokter Indonesia (IDI) di Kantor Sekretariat IDI Cabang Lamongan Jl. Soewoko nomor 108 Lamongan, Sabtu (30/5/2020).

Sebelum ke Kantor IDI, Harun memimpin langsung pendistribusian bantuan 10 ton beras dari Mabes Polri yang diterimakan kepada warga yang membutuhkan.

"Pembagian bantuan sosial ini diharapkan bisa bermanfaat dan membantu masyarakat, mengingat sampai saat ini wabah Virus Corona masih belum berahir," kata AKBP Harun kepada TribunJatim.com, Sabtu (30/5/2020).

Penyalurannya Harun memastikannya bersinergi dengan organisasi masyarakat, seperti Muhammadiyah, Nahdlatul Ulama dan komponen masyarakat lainnya.

Kapolres Lamongan menyerahkan bantuan beras itu kepada perwakilan nelayan, penyandang disabilitas, Ormas, perwakilan perguruan silat, perwakilan suporter, serta perwakilan netizen Lamongan.

Hadir dalam acara pendistribusian beras dari Mabes Polri ini, Waka Polres Lamongan Kompol Dies Ferra Ningtias dan jajaran PJU Polres Lamongan.

Selain itu, Harun juga mengingatkan agar dalam pembagian beras ini untuk tetap mematuhi aturan pemerintah dalam mencegah dan memutus rantai penyebaran virus Corona atau Covid-19.

Kepada seluruh anggota dan keluarga besar Polres Lamongan dan semua pihak yang bersinergi, agar tetap mematuhi aturan pemerintah dalam mencegah dan memutus rantai penyebaran virus Corona atau Covid-19 dan tetap menjaga kesehatan.

"Karena hingga saat ini belum ditemukan vaksin anti Corona," jelasnya.

Bersiap Hadapi New Normal, Polisi Siapkan Cek Kesehatan Personil Berkala

Kota Malang Bakal Tetap Dijaga Seperti PSBB Saat Transisi New Normal, Warga Luar Dilarang Masuk

6 Perusahaan yang Perpanjang Masa WFH 5 Tahun bahkan Selamanya, Pertanda Virus Corona Lama Berakhir?

Halaman
12
Penulis: Hanif Manshuri
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved