Risma Marah Gegara Mobil PCR

DPRD Jatim Minta Wali Kota Risma Tak Perlu Marah: Mobil Memang Bukan Diberikan untuk Kota Surabaya

Fraksi Golkar di DPRD Jawa Timur tanggapi polemik mobil laboratorium PCR, Wali Kota Surabaya tidak perlu marah-marah, bicara baik-baik kan bisa.

TRIBUNJATIM.COM/YUSRON NAUFAL PUTRA
Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini, Kamis (28/5/2020). 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Fraksi Golkar di DPRD Jawa Timur memberikan tanggapan atas polemik Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini dengan Pemprov Jatim terkait mobil laboratorium PCR .

Kodrat Sunyoto, Ketua Fraksi Golkar DPRD Jatim mengatakan seorang kepala daerah seharusnya tidak perlu marah dalam menghadapi sebuah masalah.

"Bicara baik-baik kan bisa. Malu dilihat masyarakat,” ujar Kodrat, Sabtu (30/5/2020).

BERITA TERPOPULER JATIM: Wali Kota Risma Marah Kisruh Mobil PCR hingga Jasad Pria di Trotoar Blitar

Kemarahan Risma saat 2 Mobil PCR Malah Dialihkan ke Daerah Luar Surabaya: Saya Ngemis-ngemis

Fraksi Golkar telah mengonfirmasi sejumlah pihak terkait masalah mobil PCR tersebut. Menurut Kodrat, mobil tersebut adalah bantuan dari BNPB untuk Pemprov Jatim.

Kodrat menjelaskan bahwa pada 11 Mei 2020, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengajukan surat permohonan kepada BNPB. Isinya, Pemrov meminta bantuan 15 unit mesin RT-PCR dan 3500 Catride untuk rumah sakit yang menangani pasien virus Corona ( Covid-19 ).

Kemudian, BNPB mengabulkan permohonan tersebut dengan mengirimkan dua unit mobil. Sehingga, Pemrov pun menggunakan mobil itu untuk melakukan test massal Covid-19 di sejumlah titik di Jatim.

“Mobil tersebut memang bukan untuk diberikan ke kota Surabaya. Namun, untuk Pemprov yang bisa digunakan di seluruh Jawa Timur termasuk Surabaya,” ujarnya.

Menurutnya, sikap emosional yang viral di medsos justru akan menggiring opini lain masyarakat.

Liga Spanyol Lanjut Lagi Mulai 11 Juni, Cek Jadwal Lengkapnya Disini

12 Negara yang Masih 0 Kasus Positif Virus Corona, Ada yang Bertetangga dengan Indonesia

"Pemkot dan Pemprov harus sinergi untuk segera menurunkan jumlah penderita Covid-19 di Jatim ini. Jangan sampai pemimpin bertengkar, rakyat jadi korban,” ingatnya.

Sebelumnya, dua mobil laboratorium dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) digunakan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jawa Timur untuk daerah lain di luar Surabaya.

Halaman
12
Penulis: Bobby Constantine Koloway
Editor: Hefty Suud
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved