Kabupaten Mojokerto Anggarkan Rp 209 Miliar untuk Tangani Wabah Covid-19, Dari Mana Sumbernya?

Kepala Bidang Anggaran BPKAD Kabupaten Mojokerto ungkap sumber alokasi anggaran dana Rp 209 miliar yang bakal dipakai untuk tangani wabah Covid-19.

Freepik
ILUSTRASI virus Corona. 

TRIBUNJATIM.COM, MOJOKERTO - Pemerintah Kabupaten Mojokerto telah mengalokasikan dana anggaran Rp 209 miliar untuk percepatan penanganan virus Corona ( Covid-19 ).

Alokasi dana  tersebut boleh dibilang cukup fantastis. Dari mana sumbernya?

Kepala Bidang Anggaran BPKAD Kabupaten Mojokerto, Saiman menjelaskan presentase alokasi anggaran tersebut tidak sampai 35 persen dari perolehan dari Anggaran Pendapatan, dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Mojokerto tahun 2020 yakni senilai Rp. 2,6 triliun.

Anggaran dana Covid-19 itu sesuai ketentuan pemerintah pusat yakni sekurang-kurangnya 35 persen dari belanja barang dan jasa maupun belanja modal dengan jumlah total 70 persen yang sudah di recofusing untuk penanganan Covid-19.

Yan Vellia Bereaksi Dituntut Libatkan Saputri & Dory Harsa di Konser Kenang Didi Kempot: Bismillah

Liburan Berdua ke Afrika, Irwan Mussry Kenalkan Istrinya ke Bule Bukan sebagai Istri, Maia: Bosku?

Mekanisme alokasi anggaran itu, lanjut dia, sudah sesuai pedoman Peraturan Bupati Mojokerto Nomor 15 tahun 2020, perubahan ketiga atas peraturan Perbup Nomor 81 tahun 2019 tentang penjabaran ABPD untuk percepatan penanganan Covid-19.

"Alokasi anggaran percepatan penanganan Covid-19 di Kabupaten Mojokerto senilai Rp 209 miliar sekian yang seluruhnya bersumber dari APBD tahun 2020," ungkapnya, Jumat (29/5/2020).

Ia mengatakan, dana anggaran ini dibagi menjadi dua yaitu belanja program dan kegiatan yang dialokasikan pada program Dinas Kesehatan serta dua rumah sakit yakni RSUD Dr. Soekandar Mojosari dan RSUD R.A Basoeni. Kemudian, selebihnya dana ini akan difokuskan dalam Belanja Tidak Terduga (BTT).

Ketua Himpsi Jatim Sebut New Normal Seperti Membiasakan Pakai Helm, Protokol Kesehatan Harus Jelas

Nahas Petani Gresik Tewas Tersengat Listrik Jebakan Tikus, Begini Pilunya Keluarga, Sudah Takdir

"Alokasi anggaran ini sudah memenuhi persyaratan percepatan penanganan Covid-19 dari pemerintah pusat sehingga Dana Alokasi Umum (DAU) bisa dicairkan," jelasnya

Menurut dia, adapun suntikan dana percepatan penanganan Covid-19 yang sudah dialokasikan untuk Dinas Kesehatan Kabupaten Mojokerto yaitu senilai Rp. 23,6 miliar. Sedangkan, pada dua rumah sakit yaitu RSUD Dr. Soekandar Mojosari senilai Rp.4,8 miliar dan RSUD R.A Basoeni senilai Rp.1,166 miliar.

"Alokasi anggaran selebihnya untuk dana yang tidak direncanakan atau Belanja Tidak Terduga senilai Rp 177 miliar," terangnya.

Halaman
12
Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: Hefty Suud
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved