Breaking News:

Pilkada Jawa Timur

KPU Jatim Targetkan Tambahan Anggaran untuk Protokol Covid-19 Tuntas Pertengahan Juni

KPU Jawa Timur kini tengah menghitung persiapan tahapan anggaran untuk pelaksanaan Pilkada.

Penulis: Bobby Constantine Koloway | Editor: Dwi Prastika
TRIBUNJATIM.COM/ANUGRAH FITRA NURANI
Pilkada Serentak 2020 di Jawa Timur. 

Metodenya, bisa dengan mengumpulkan para pendukung pada tanggal dan waktu yang sama atau mendatangani alamat pendukung untuk membuktikan kebenaran dukungan terhadap bakal pasangan calon.

Sementara itu, sejumlah daerah di Jawa Timur juga telah memiliki bakal calon perseorangan, termasuk di Pilkada Surabaya.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) pun telah mengusulkan penambahan anggaran Pilkada 2020 sebesar Rp 535,9 miliar untuk antisipasi pandemi Covid-19.

Pilkada di Tengah Pandemi Covid-19, Muncul Wacana Pemungutan Suara Menggunakan Pos

Anggaran tambahan itu salah satunya akan dialokasikan untuk tes Covid-19 bagi penyelenggara Pemilu.

Selain untuk biaya tes Covid-19, penambahan anggaran Pilkada yang diusulkan KPU juga dialokasikan untuk pengadaan alat coblos sekali pakai.

Selama ini, paku menjadi alat yang digunakan secara bergiliran oleh pemilih untuk mencoblos. Namun, untuk menghindari penularan Covid-19, dipertimbangkan penggunaan alat lain.

Selain itu, celup jari ke tinta akan diganti ke dalam sistem sekali pakai, lewat spray atau tetes. Kebutuhan lainnya terkait pilkada yang dialokasikan dalam anggaran tambahan adalah pengadaan disinfektan dan masker.

Editor: Dwi Prastika

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved