Imbas Corona, Jumlah Kunjungan Wisman Ke Jatim Anjlok, Penurunannya Nyaris Dekati 100 Persen

Badan Pusat Statistik (BPS) Jatim melaporkan, jika jumlah kunjungan Wisatawan Mancanegara (Wisman) ke Provinsi Jawa Timur pada Bulan Maret 2020

TRIBUNJATIM.COM/FIKRI FIRMANSYAH
Kunjungan Wisman atau turis asing sepanjang tahun 2019 terrbanyak didominasi oleh warga berkebangsaan Malaysia. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Fikri Firmansyah

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Badan Pusat Statistik (BPS) Jatim melaporkan, jika jumlah kunjungan Wisatawan Mancanegara (Wisman) ke Provinsi Jawa Timur pada Bulan Maret 2020  dan  Bulan April 2020 mengalami penurunan secara drastis, yakni sebesar 99,64 persen.

Perhitungan penurunan Wisatawan Mancanegara (Wisman) ke Jatim itu berdasarkan penggunaan perhitungan data melalui pintu masuk Bandara Internasional Juanda Surabaya.

Hal tersebut dikatakan langsung oleh Kepala BPS Jatim, Dadang Hardiwan.

"Kunjungan Wisatawan Mancanegara (Wisman) yang datang ke Jawa Timur melalui pintu masuk Juanda pada bulan April 2020 turun sebesar 99,64 persen atau jika dibandingkan jumlah kunjungan wisman bulan Maret 2020, yaitu dari 5.774 kunjungan menjadi hanya 21 kunjungan saja," kata Dadang kepada TribunJatim.com, saat dikonfirmasi via WA, Rabu (3/6/2020).

Karyanya Dicuri, Dory Harsa yang Hengkang dari Tim Didi Kempot Doakan Gini: Semoga Lebih Menghargai

Anak Viralkan Video Ayah Siksa Ibunya, Dibanting ke Tembok, Enggak-enggak Aja Kau, Lihat Endingnya

New Normal, Pembangunan Proyek yang Mangkrak di Kabupaten Malang Harusnya Bisa Dimulai

Bahkan, lanjutnya, dari 21 kunjungan yang masuk ke Jawa Timur itu, semuanya merupakan pengunjung yabg berkewarganegaraan Indonesia, artinya adalah semua warga negara Indonesia yang dari luar negeri yang kemudian masuk ke Jawa Timur.

Adapun, jika dibandingkan dengan jumlah Wisatawan Mancanegara (Wisman) periode yang sama tahun sebelumnya (2019), jumlah kunjungan Wisman ke Jatim pada April 2020 juga turun, yakni sebesar 99,89.

"Jumlah kunjungan Wisman April 2020 turun sebesar 99,89 persen jika dibandingkan dengan jumlah wisman periode yang sama di tahun sebelumnya (2019), yang dimana pada April 2019 kunjungan Wisman ke Jatim mencapai 18.431 kunjungan," jelasnya kepada TribunJatim.com.

Ditanyai soal penyebab anjloknya penurunan kunjungan Wisman ke Jatim itu, Dadang mengatakan, tentunya karena dampak dari adanya virus Corona atau Covid-19.

"Sektor pariwisata merupakan salah satu sektor yang terdampak langsung dan paling terpukul saat pandemi Covid-19 ini," pungkasnya.

Penulis: Fikri Firmansyah
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved