Virus Corona di Jember

Pedagang Pasar di Kalisat Jember Terpapar Corona

Pedagang Pasar Kalisat, Kabupaten Jember, Jawa Timur diketahui terkonfirmasi positif terpapar virus Corona atau Covid-19.

Penulis: Sri Wahyunik | Editor: Yoni Iskandar
sri wahyunik/surya
Pasar Pelita ditutup, pedagang berjualan di luar area pasar, Kamis (28/5/2020) 

TRIBUNJATIM.COM, JEMBER - Pedagang Pasar Kalisat, Kabupaten Jember, Jawa Timur diketahui terkonfirmasi positif terpapar virus Corona atau Covid-19.

Berdasarkan informasi perkembangan Covid-19 Jember, pada Kamis (4/6/2020), ada tiga kasus baru terkonfirmasi positif. Ketiganya adalah kasus ke-46, ke-47, dan ke-48.

Keseluruhan kini ada 48 kasus terkonfirmasi positif Corona atau Covid-19 di Jember. Rinciannya, sembilan orang sembuh, 36 orang dirawat, dan tiga orang meninggal dunia.

Kasus terkonfirmasi ke-46 berasal dari Desa Padomasan Kecamatan Jombang, ke-47 berasal dari Desa/Kecamatan Kalisat, dan kasus ke-48 dari Desa Sabrang Kecamatan Ambulu.

Dari keterangan yang disampaikan Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jember, Gatot Triyono, pasien terkonfirmasi ke-46 adalah warga berusia 56 tahun dari Desa Padomasan Kecamatan Jombang. Dia memiliki riwayat kontak dengan pasien ke-30.

"Kasus ke-46 ini saudara dari kasus ke-30," ujar Gatot Triyono kepada TribunJatim.com, Kamis (4/6/2020).

Dia awalnya menjalani rapid test dengan hasil reaktif pada 29 Mei. Dia kemudian menjalani isolasi di rumah sakit. 2 Juni timbul gejala Covid-19, sehingga statusnya menjadi pasien dalam pengawasan. Dia menjalani pemeriksaan spesimen untuk tes swab. Hasilnya diketahui positif Covid-19 pada 3 Juni, dan diumumkan 4 Juni.

Lalu pasien ke-47 adalah warga berusia 32 tahun. Dia memiliki riwayat mengunjungi saudaranya di Kecamatan Sukorambi saat Lebaran 24 Mei lalu. Dia bertamu selama satu hari.

Pada 28 Mei, warga ini mengikuti rapid test massal pedagang Pasar Kalisat. Hasilnya menunjukkan reaktif, sehingga diminta menjalani isolasi di rumah sakit. Dia kemudian menjalani tes swab pada 29 dan 30 Mei. 4 Juni hasilnya diumumkan positif Covid-19.

Temukan Anak Nongkrong Reaktif Covid-19, Wali Kota Malang Minta Masyarakat Taati Protokol Kesehatan

Pengelola Bandel, Arena Game Online di Jalan Dr Saharjo Disegel Satpol PP Kota Kediri

Tingkat Kesembuhan Covid-19 di Jawa Timur Meningkat, Kebanyakan Gejala Klinis Pasien Ringan-Sedang

"Iya, dia ikut rapid pedagang pasar," imbuh Gatot Triyono kepada TribunJatim.com.

Gatot belum mendapatkan informasi lebih lanjut, apakah saudara yang dikunjungi warga Kalisat ini juga positif terpapar Corona atau tidak.

Sementara pasien ke-48 adalah warga Desa Sabrang Kecamatan Ambulu berusia 28 tahun yang pulang dari Tangerang Selatan pada 23 April lalu. Dia berstatus OTG. Pada 28 Mei, dia mengikuti rapid test dan hasilnya reaktif. Tes dilanjutkan dengan tes swab pada 29 dan 30 Mei. Pada 4 Juni hasil tes swab itu menunjukkan positif Corona.

Sedangkan Bupati Jember Faida mengakui ada pedagang pasar yang positif terpapar Corona, yakni pedagang Pasar Kalisat. Munculnya kasus terkonfirmasi positif dari pedagang pasar ini, menambah klaster baru di Jember. Sebelumnya, Bupati Faida juga mengakui ada puluhan pedagang pasar tradisional di Jember yang menunjukkan hasil reaktif berdasarkan pemeriksaan cepat atau rapid test.

Seperti diberitakan, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jember menggelar rapid test kepada pedagang pasar di pasar tradisional yang dikelola Pemkab Jember. Bupati Faida mengakui, sejumlah pedagang menunjukkan hasil reaktif. (Sri Wahyunik//Tribunjatim.com)

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved