Virus Corona di Banyuwangi

Reaksi Ortu Siswa di Banyuwangi Soal Rencana Sekolah Dibuka Lagi, Pilih Anak Bolos Ketimbang Masuk

Pemerintah saat ini tengah mengkaji membuka kembali aktivitas belajar mengajar di sekolah. Ini mendapat tanggapan beragam dari para orangtua.

ISTIMEWA
ILUSTRASI Aktivitas siswa SD di Banyuwangi. Pemerintah saat ini mengkaji akan membuka sekolah kembali 

TRIBUNJATIM.COM, BANYUWANGI - Pemerintah saat ini tengah mengkaji membuka kembali aktivitas belajar mengajar di sekolah. Ini mendapat tanggapan beragam dari para orangtua.

Rahmawati Setyoardinie, seorang ibu yang memiliki anak duduk di kelas 2 Sekolah Dasar, menolak apabila sekolah dibuka di tengah pandemi Corona atau Covid-19.

Pengusaha farmasi di Banyuwangi itu bahkan lebih memilih anaknya bolos daripada harus masuk sekolah apabila pandemi ini belum benar-benar berakhir.

UPDATE CORONA di Indonesia Jumat 5 Juni 2020, Total 29.521 Pasien Positif, Ada 703 Tambahan Kasus

”Kalau sekolah buka di tengah pandemi, saya lebih memilih anak saya bolos daripada harus masuk sekolah,” kata perempuan yang akrab disapa Dini itu, Jumat (5/6/2020).

Dini mengatakan meskipun sekolah menerapkan standar protokol kesehatan, namun pergerakan anak-anak akan sulit dipantau.

”Siapa yang bisa memantau bagaimana pergerakan anak-anak selama di sekolah. Apalagi anak SD, yang pengendalian dirinya masih kurang,” kata Dini.

Akhirnya Indonesia Bisa Hasilkan Vaksin Virus Corona, Kabar Bahagia dari Pemerintah, Cuma 1 Kendala

Miris, Gajah Hamil Diberi Warga Nanas Isi Petasan, Mati Berdiri di Sungai dengan Mulutnya Hancur

Menurut Dini, anak-anak akan sangat senang bertemu teman-temannya. Untuk menerapkan social distancing tentu akan sangat sulit.

“Namanya juga anak-anak. Melarang bersentuhan tentu sangat sulit. Makan bareng-bereng satu piring, dan lainnya. Kita juga tidak tahu aktivitas mitigasi teman-temannya sebelum masuk sekolah. Bisa saja temannya baru diajak keluar kota atau ke berbagai tempat oleh orangtuanya,” kata Dini.

Meskipun saat ini penyebaran virus Covid-19 di Banyuwangi masih bisa dibilang terkontrol, namun menurut Dini tidak seperti di daerah-daerah sekitar.

”Banyuwangi memang masih relatif kecil pasien Corona, tetapi daerah sekitarnya, seperti Jember, Bondowoso, dan lainnya tidak demikian. Masih banyak orang keluar masuk Banyuwangi. Kecuali apabila Banyuwangi membentengi diri tidak boleh ada orang yang keluar masuk, mungkin masih berani,” kata perempuan berusia 40 tahun itu.

VIRAL Beda Dratis Foto Selebgram Sebelum-Sesudah Diedit, Jadi Cantik & Kurus, Lihat Tampilan Aslinya

Halaman
12
Penulis: Haorrahman
Editor: Arie Noer Rachmawati
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved