Virus Corona di Surabaya

Universitas Kristen Petra Surabaya Serahkan Bantuan APD dan Masker

Dalam rangka memutus rantai penyebaran virus Corona atau Covid-19, Universitas Kristen Petra (UK Petra) Surabaya Bagikan bantuan

istimewa
Penyerahan Donasi ke RSK Lende Moripa Nusa Tenggara Timur, Kamis (20/5/2020) 

 TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Dalam rangka memutus rantai penyebaran virus Corona atau Covid-19, Universitas Kristen (UK) Petra  Surabaya kembali mendapat kepercayaan dari para donatur yaitu UBS Gold, Yayasan Indonesia Sejahtera Barokah (YISB), dan Yayasan Pelangi Hidup Bersama (YPHB) .

Kali ini Universitas Kristen (UK) Petra Surabaya akan menyalurkan donasi Alat Pelindung Diri (APD) kepada 23 Rumah Sakit di beberapa kota di Jawa Timur, seperti Surabaya, Malang, Porong, Mojokerto, Kediri, Lamongan dan Madiun.

Donasi berupa 16000 Hazmat dan 16000 masker KN95 telah didatangkan langsung dari China kemudian langsung didistribusikan menggunakan 23 mobil yang sudah disiapkan di Lapangan Parkir Gedung Q UK Petra Surabaya, Jumat pagi (5/6/2020).

CEO UBS Gold, Eddy Susanto Yahya menjelaskan bantuan ini diberikan untuk membantu pemerintah dalam menangani Covid-19.

UPDATE CORONA di Indonesia Jumat 5 Juni 2020, Total Kasus Capai 6,7 Juta, 393 Ribu Pasien Sembuh

Pria Surabaya Panas Lihat Mantan Istri Dibonceng Pacar, Langsung Kasih Bogem Mentah, Tak Rela

Ketua DPD RI LaNyalla Janji Bawa Persoalan DPRD dan Pemkab Jember ke Presiden

"Pemerintah tidak mungkin sendirian untuk menangani permasalahan ini, sebagai warga negara sudah sepatutnya kita bekerja sama untuk saling bantu membantu melawan Pandemi COVID-19 agar segera berlalu," katanya kepada TribunJatim.com.

Sementara itu, Rektor UK Petra Prof Djawantoro Hardjito mengatakan donasi yang akan disalurkan merupakan bentuk kepedulian terhadap tenaga medis untuk memerangi virus Corona atau Covid-19 di Surabaya dan sekitarnya.

Bantuan sebanyak 75 persen akan diberikan kepada Rumah Sakit di Kota Surabaya, mengingat jumlah pasien Covid-19 di Kota Surabaya terus bertambah bahkan baru-baru ini menjadi zona hitam.

"Menurut data statistik salah satu paling banyak tenaga medis yang meninggal ialah Indonesia, maka dari itu kami menyalurkan bantuan hazmad dan masker N95 sesuai standar WHO untuk tenaga medis supaya tenaga medis dapat melayani pasien dengan tenang," kata Rektor UK Petra Prof Djawantoro Hardjito.

Sebanyak 23 mobil telah disiapkan untuk langsung berangkat menuju ke 23 Rumah Sakit yang sudah melakukan permohonan.

"Sebelumnya sudah ada komunikasi dengan pihak rumah sakit, sehingga distribusi kali ini sudah kami pastikan diberikan kepada pihak yang tepat," tandasnya. (zainal A/Tribunjatim.com)

Penulis: Zainal Arif
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved