Virus Corona di Surabaya

3 Karyawannya Diisukan Positif Covid-19, PDAM Kota Surabaya Gelar Rapid Test, 300 Orang Diperiksa

Meski karyawan tersebut belum diketahui secara pasti apakah terinfeksi virus Corona, PDAM Kota Surabaya langsung melakukan rapid test.

SURYA/M TAUFIK
ILUSTRASI - Suasana rapid test dan tes swab massal yang digelar BIN di Pasar Taman, Sidoarjo, Kamis (4/6/2020). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Tony Hermawan

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Meninggalnya satu karyawan PDAM Kota Surabaya di tengah pandemi virus Corona atau Covid-19, membuat pihak manajemen mengantisipasi kemungkinan yang terjadi.

Meski karyawan tersebut belum diketahui secara pasti apakah terinfeksi virus Corona, PDAM Kota Surabaya langsung melakukan pemeriksaan semua karyawan.

Humas PDAM Kota Surabaya, Adi Nugroho, mengatakan, hingga saat ini sudah ada 300 karyawan yang menjalani rapid test.

"Begitu ada berita itu kami langsung mengecek. Sampai saat ini ada 300 karyawan yang sudah rapid test, semua dipastikan nonreaktif, dan kami selalu koordinasi dengan Gugus Tugas Jatim," kata Adi Nugroho saat dihubungi, Sabtu (6/6/2020).

Tidak hanya dilakukan di lingkungan kerja, pihaknya juga melakukan pengecekan di tempat tinggal almarhum tersebut.

Hasil Tes Swab Covid-19 Wakil Wali Kota Surabaya Whisnu Sakti Buana Sudah Keluar, Begini Hasilnya

PDAM Kota Surabaya Belum Pastikan Tiga Karyawannya Positif Covid-19, Masih Tunggu Hasil

Setidaknya ada 7 orang yang dilakukan rapid test, hasilnya nonreaktif.

"Semua kami cek termasuk 7 orang terdekat yang tinggal di rumah almarhum dan hasilnya nonreaktif," ucapnya.

Dengan begitu, Adi Nugroho menampik kabar bahwa 3 rekan kerjanya terinfeksi virus Corona.

Tingkat Kesembuhan Covid-19 di Jawa Timur Meningkat, Kebanyakan Gejala Klinis Pasien Ringan-Sedang

Dua Hari Rapid Test Massal di Terminal Keputih Surabaya, 188 Orang Dinyatakan Reaktif Covid-19

Sebab hingga saat ini, pihaknya belum menerima laporan resmi, baik dari pihak rumah sakit atau Gugus Tugas Jawa Timur.

"Di masa pandemi gini saya menyadari pasti langsung dihubungkan terjangkitnya dengan penyakit tersebut (virus Covid-19)," ucap Adi Nugroho.

Editor: Dwi Prastika

Penulis: Tony Hermawan
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved