Virus Corona di Kediri

Tahap Awal Masuk Santri Ponpes Lirboyo Kota Kediri Dibatasi Hanya 10 Persen

Kegiatan pembelajaran di Ponpes Lirboyo, Kota Kediri pada era new normal pandemi virus Corona atau Covid-19 telah dibatasi.

ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM
Santri Pondok Pesantren Lirboyo, Kota Kediri, berkumpul di Aula Al Muktamar bersiap pulang kampung, untuk mencegah penyebaran virus Corona (Covid-19), Selasa (31/3/2020). 

TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Kegiatan pembelajaran di Ponpes Lirboyo, Kota Kediri pada era new normal pandemi virus Corona atau Covid-19 telah dibatasi.

Tahap pertama santri yang masuk dibatasi hanya 10 persen dari keseluruhan santri yang berjumlah 25.000.

Pengasuh Ponpes Lirboyo KH Abdul Muid Sohib menjelaskan, pembatasan santri yang masuk diawali dengan isolasi mandiri selama 14 hari.

Setelah isolasi, baru santri boleh masuk ke pondok. Rencananya pembelajaran di Ponpes Lirboyo bakal dimulai pada 20 Juni mendatang.

"Sepuluh persen santri yang masuk pertama jumlahnya hanya sekitar 2.500 santri. Para santri ini kami isolasi lagi di sejumlah gedung sekitar pondok," jelas Gus Muid, kepada awak media, Minggu (7/6/2020).

Pelaksanaan isolasi mandiri dilakukan sebagai upaya kehati-hatian dari pihak pondok pada masa pandemi virus Corona atau Covid-19. Sehingga pada tahap awal hanya santri yang tinggal di sekitar Kediri yang diprioritaskan.

Selanjutnya setelah ruang karantina untuk isolasi santri kosong, baru dipanggil santri lainnya sesuai dengan kapasitas ruangannya.

Anak Angkat Ronaldo Menikah di Tengah Wabah Corona, Inilah 5 Fakta Martunis: Tak Mudah Undang Ayah

Bandit Jalanan Gasak Motor Warga Tambaksari Surabaya yang Diparkir Depan Rumah

Maia Estianty Bangga Akui Julukan ke Dirinya Sultan Mah Gitu, Bahas Gaya Hidup: Norak Dikit Ya

"Masuknya bertahap, kita juga melihat kondisi Covid-19 secara nasional," jelasnya kepada TribunJatim.com.

Dijelaskan, jika santri sudah berada di dalam pondok sebenarnya bakal lebih mudah untuk dilakukan pengawasan.

"Kalau santri sudah di dalam, bakal lebih ketat diawasi. Kita maksimalkan keamanan pesantren agar santri tidak interaksi dengan orang luar, dan orang luar tidak bisa masuk," jelasnya.

Halaman
12
Penulis: Didik Mashudi
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved