Breaking News:

Sepak Bola saat Wabah Virus Corona

Kapten Persela Lamongan Sebut Rencana Kompetisi Liga 1 2020 Digelar Home Tournament Sangat Tepat

Kapten Persela Lamongan menilai, rencana lanjutan kompetisi Liga 1 2020 akan digelar home tournament sangat tepat.

Penulis: Khairul Amin | Editor: Dwi Prastika
TRIBUNJATIM.COM/SUGIHARTO
Persela Lamongan vs PSIS Semarang dalam pertandingan pekan kedua Liga 1 2020 di Stadion Surajaya Lamongan, Sabtu (7/3/2020). Dalam pertandingan tersebut PSIS Semarang berhasil menaklukkan tuan rumah 2-3. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Khairul Amin

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Kapten Persela Lamongan, Eky Taufik Febriyanto, menilai, rencana lanjutan kompetisi Liga 1 2020 digelar home tournament sangat tepat.

Eky Taufik perpandangan, di tengah kondisi pandemi virus Corona atau Covid-19 belum sepenuhnya selesai, akan sangat sulit mengontrol pemain, ofisial, dan semua yang terlibat dalam pertandingan jika kompetisi berjalan seperti format sebelumnya, home dan away.

Berdasarkan laporan pemerintahan, kasus virus Corona di Indonesia per hari Rabu (10/6/2020) mencapai 34.316 orang dengan 12.129 orang sembuh, dan 1.959 meninggal.

"Bagi saya home tournament opsi yang tepat, jadi bisa mudah mengontrol para pemain, ofisial, begitu juga mengontrol kegiatan (di luar pertandingan)," terang Eky Taufik pada TribunJatim.com, Rabu (10/6/2020).

Opsi lanjutan kompetisi yang ditangguhkan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) sejak akhir Maret lalu itu digelar kembali bulan September mendatang dan bersifat home tournament didapat setelah PSSI melakukan rapat dengar melalu rapat virtual dengan banyak pihak termasuk perwakilan klub Liga 1 2020 pekan lalu.

Bek Persela Lamongan Siap Jalani Kompetisi di Era New Normal, Bakal Bawa Botol sampai Hand Sanitizer

Kompetisi Diwacanakan Bergulir Lagi, Pelatih Kiper Persebaya Ingin Tim Liga 1 Lakukan Persiapan Juli

Hasil kesepakatan rapat virtual itu pula, kompetisi akan berjalan dengan protokol kesehatan sangat ketat.

Selain itu, Liga 1 dan 2 musim ini tak ada degarasi.

Meski wacana kompetisi kembali digelar bulan September dengan sistem home tournament terus menguat, hingga saat ini PSSI belum memberikan keputusan final tertulis.

"Memang kondisi saat ini tidak memungkinkan untuk home away, karena kondisi belum aman sebenarnya," kata pemain kelahiran 15 Februari 1991 itu.

Soal Renegosiasi Kontrak Pelatih dan Pemain, Manajemen Arema FC Tunggu Keputusan PSSI

Pelatih Persik Kediri Izinkan Pemainnya Geluti Dunia Bisnis selama Libur Kompetisi Akibat Covid-19

Meski kompetisi akan berjalan home tournament dan dengan protokol kesehatan sangat ketat, Eky Taufik menegaskan, ia sebagai pelaku sepak bola sangat antusias menyambut bergulirnya kembali kompetisi.

"Saya sangat antusias menyambutnya, karena idealnya pemain istirahat itu gak sampai dua bulan lebih, ini udah hampir tiga bulan. Kami sebagai pemain dan pelaku sepak bola tetep merindukan atmosfer pertandingan," pungkas Eky Taufik.

Editor: Dwi Prastika

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved