Breaking News:

Berita Viral

Bingung Sama-sama Kena PHK Imbas Corona, Pasangan Ini Nekat Mudik Buat Nikah Meski di Karantina Dulu

Kisah cinta Arif dan Weti viral di media sosial, di PHK di Semarang hingga ijab kabul di masa karantina GOR Satria.

Penulis: Ficca Ayu Saraswaty | Editor: Januar Adi Sagita
TRIBUNBANYUMAS/Permata Putra Sejati
Pasangan pengantin Arif Dwi Cahyo dan Weti saat ditemui di rumahnya di RT 3 RW 4, Kelurahan Grendeng, Purwokerto Utara, pada Kamis (11/6/2020). 

Termasuk di antaranya, karyawan perusahaan swasta di Sukoharjo, Jawa Tengah itu harus menjalani karantina sebelum menjalani pernikahan.

“Karena memang sudah aturannya dan harus melalui seperti ini, saya ikuti saja,” kata Edy berbicara dari kejauhan, Senin (18/5/2020).

Simak kisah selengkapnya di bawah ini!

Wacana Penerapan Pembatasan Sosial Berskala Lokal di Malang Utara Masih dalam Pembahasan

Ditanya Soal Ayah Kandung, Jawaban Sang Anak Bikin Nikita Mirzani Syok, Gak Ada yang Ngajarin

Dikutip dari Kompas.com (TribunJatim.com Network ), warga asal Bojonegoro, Jawa Timur, Edy (27) berniat mempersunting wanita pujaan hatinya asal Pedukuhan Jamus, Kalurahan Pengasih, Kapanewon Pengasih, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta. 

Edy berangkat dari Sukoharjo dan tiba di Jamus pada hari Minggu (17/5/2020) malam.

Ia langsung masuk ke bangunan karantina yang berada dalam komplek sekolah TK Pamardi Putra 3 Pengasih. 

Komplek terdiri dari dua bangunan, yang lama di depan, sedangkan yang baru di belakang.

Bangunan baru terdiri tiga ruang, plus satu ruang UKS, dan kamar mandi di luar.

Tiap ruang tersedia tikar dan kasur. Edy menempati satu ruang di sana.

New Normal Pondok Pesantren, Santri Harus Isolasi Mandiri Sebelum Ikut Pembelajaran di Ponpes Blitar

3 Kepala Daerah Surabaya Raya Teken Komitmen Bersama, Sepakati 5 Poin Tangani Covid-19, ini Rincinya

Ketua Desa Tangguh Bencana (Destana) Kalurahan Pengasih, Indarto mengungkapkan, mereka yang datang dari luar wilayah mesti menjalani isolasi seperti ini, baik mandiri di rumah maupun seperti Edy, di sekolah TK.

Indarto menerangkan, isolasi ini penting untuk mengantisipasi virus Corona menjangkiti warga.

“Warga waspada,” kata Indarto.

Destana Pengasih mencatat banyak orang datang masuk kelurahan di tengah pandemi seperti ini.

Warga mengantisipasi potensi penularan Corona dengan menerapkan isolasi mandiri.

Mereka yang tidak memiliki ruang untuk isolasi mandiri akan menjalani karantina yang disediakan Destana di TK ini, seperti yang dijalani Edy.

Destana juga membangun pos utama sebagai sentral koordinasi untuk menanggulangi Covid-19 masuk semua wilayah Pengasih.

Pos kebetulan berdiri depan sekolah TK ini.

“Kalau ada pendatang, warga melapor ke kami, kami datang dan mengedukasi agar mereka melakukan isolasi mandiri. Mereka membuat surat pernyataan sedia isolasi mandiri,” kata Indarto.

Ashanty Istighfar Tingkah Genitnya sebelum Nikah Dikuak Anang, Itu yang Mana, Titi DJ: Saksi Hidup

UPDATE CORONA di Kediri Kamis 11 Juni, Tren Kasus Positif Covid-19 Terus Naik, Total Kini 178 Orang

Setelah dua pekan, mereka baru bisa berinterinteraksi dengan masyarakat Pengasih.

Destana juga melibatkan petugas medis dan Babinsa untuk memastikan kesehatan mereka yang isolasi di TK maupun isolasi mandiri. 

Sampai sekarang, sudah tiga orang menjalani isolasi di TK ini.

Yang pertama adalah pemudik dari Jakarta masuk ke Pedukuhan Ngento, Pengasih. Warga Mengisolasi dia di TK hingga dua pekan. 

Kedua, warga asal Serut yang kehilangan pekerjaan di Semarang.

Ia sudah menjalani 9 hari isolasi di sini.

“Kemudian pemuda asal Bojonegoro ini, baru masuk semalam,” kata Indarto.

Pemuda ini tetap berniat melangsungkan pernikahan sesuai tanggal yang direncanakan.

Sebelum semuanya berlangsung, ia mesti menjalani isolasi di Jamus.

“Dan dia ini warga yang mau bekerja sama baik,” Indarto.

(Tribun Banyumas/JTI/Kompas.com/ Dani Julius Zebua)

Artikel ini telah tayang di Tribunjateng.com dengan judul VIRAL : Kisah Cinta Arif dan Weti, Di PHK di Semarang hingga Ijab Kabul di Masa Karantina GOR Satria dan di Kompas.com dengan judul "Demi Ijab Kabul, Pemuda Ini Rela Dikarantina di Desa Calon Istri"

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved