Geram Pinjaman Rp 15 Juta Tak Dibayar, Pria di Pasuruan Aniaya Pengutang, Korban Disekap Dalam Mobil

Satreskrim Polres Pasuruan menangkap empat pelaku penyekapan sekaligus penganiayaan, Kamis (11/6/2020) malam.

SURYA/GALIH LINTARTIKA
Satreskrim Polres Pasuruan menangkap empat pelaku penyekapan sekaligus penganiayaan, Kamis (11/6/2020) malam. 

TRIBUNJATIM.COM, PASURUAN - Satreskrim Polres Pasuruan menangkap empat pelaku penyekapan sekaligus penganiayaan, Kamis (11/6/2020) malam.

Selain itu, Korps Bhayangkara juga mengamankan dua orang lainnya yang diduga kuat terlibat dalam penyediaan bom ikan atau bondet.

Total, ada enam tersangka yang berhasil diamankan. Dan hanya satu yang masih dalam pengejaran pihak kepolisian Polres Pasuruan.

TERKUAK Modus Guru SMP Cabul di Bojonegoro, Buka Jasa Foto: Denda Bersetubuh atau Bayar Rp 60 Juta

Kapolres Pasuruan AKBP Rofiq Ripto Himawan menjelaskan, pihaknya mengamankan empat tersangka penyekapan dan penganiayaan.

"Mereka menyekap dan menganiaya korbannya. Motifnya karena korban ini punya utang sama salah satu tersangka dan belum terbayarkan," kata dia, Jumat (12/6/2020) siang.

Rofiq menyebutkan, awal mulanya, salah satu tersangka yakni M menagih utang ke korban, Amir. Namun, korban tidak bersedia membayarnya karena belum punya uang.

Terjawab di Mana Menkes Terawan Jelang New Normal, Najwa Shihab Beri Pesan, Tiap Diundang Ditolak

Kisah Pilu Janda Hamil Batal Nikah, Calon Suami Tak Muncul di Hari H, Malu Berujung Libatkan Polisi

"Akhirnya tersangka ini geram, dan merencanakan niat jahatnya dengan mengajak empat orang temannya. Mereka menyekap korban di dalam mobil," tambah dia.

Setelah disekap di dalam mobil, kata Kapolres, korban dianiaya oleh masing - masing tersangka. Korban diajak berputar Pasuruan sembari dianiaya.

"Setelah babak belur, korban dibuang di pinggir jalan. Akhirnya korban melapor ke polisi. Dan dalam pengembangan, kami berhasil meringkus mereka," papar dia.

Aturan Layanan Nikah Selama New Normal di Kota Malang, Peserta Prosesi Akad Maksimal 10 Orang

Dalam penangkapan di masing - masing tersangka, lanjut Kapolres, ada penyidik yang menemukan barang bukti bondet. Setelah dikembangkan, bondet didapatkan dari temannya lainnya.

"Keenam tersangka sekarang harus mempertanggung jawabkan perbuatannya," pungkas dia.

Penulis: Galih Lintartika

Editor: Arie Noer Rachmawati

Penulis: Galih Lintartika
Editor: Arie Noer Rachmawati
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved