Kegiatan Pesantren dan TPA Bakal Jadi Fokus di Era New Normal Awal di Trenggalek

Kegiatan di Pondok Pesantren (Ponpes) dan Taman Pendidikan Agama (TPA) menjadi fokus utama di era new normal awal di Trenggalek.

TRIBUNJATIM.COM/AFLAHUL ABIDIN
Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin saat mengunjungi salah satu ponpes yang ada di Kabupaten Trenggalek 

TRIBUNTRENGGALEK.COM, TRENGGALEK - Kegiatan di Pondok Pesantren ( Ponpes ) dan Taman Pendidikan Agama (TPA) menjadi fokus utama di era new normal awal di Trenggalek.

Pemerintah setempat mulai menetapkan beberapa aturan untuk kegiatan belajar mengajar keagamaan itu.

Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin mengatakan, pihaknya telah membahas soal aturan dan tata cara pelaksanaan kegiatan di ponpes dan TPA bersama pihak-pihak terkait.

Sertifikat Tanah Program PTSL untuk Tahun Ini, Mulai Didistribusikan ke Warga di Trenggalek

NEWS VIDEO: 3 Sahabat Bisnis Ilegal Pil Koplo di Trenggalek, Ending Nasib Kini Bui, ini Kronologinya

3 Kawan Kompak Kerja Sama Edarkan Pil Koplo di Trenggalek, Jejak Terbongkar saat Polisi Geledah Tas

"Jadi new normal di Kabupaten Trenggalek kita fokus untuk membuka dahulu kegiatan yang ada di pesantren, TPA/TPQ kemudian kegiatan sosial keagamaan masyarakat sekitar," kata Bupati, Minggu (14/6/2020).

Di ponpes, pemkab meminta adanya penerapan protokol kesehatan yang ketat untuk mencegah risiko penularan Covid-19.

Para santri dari luar kota harus membawa surat keterangan sehat.

Khusus santri asal daerah yang pernah menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar, pemkab akan melakukan pemeriksaan rapid test.

"Pesantren juga harus menyiapkan asrama khusus agar mereka bisa melakukan isolasi mandiri terlebih dahulu. Sedangkan segala pembelajaran seperti biasa menjaga jarak dan memakai masker". sambung Mas Ipin, sapaan akrabnya.

Sementara TPA dan kegiatan sosial keagamaan lain, kata dia, memerlukan izin dari Satuan Tugas (Satgas) desa setempat.

"Yang penting sepengetahuan dan dapat izin dari satgas desa, bisa dilakukan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan," sambungnya.

Dalam waktu dekat, Pemkab Trenggalek juga akan mengeluarkan Surat Edaran (SE) Bupati tentang aturan dan tatanan tersebut.

"Dengan adanya SE itu nanti, kegiatan peribadatan maupun kegiatan yang ada di pesantren dapat berjalan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang berlaku," pungkas Mas Ipin.

Penulis: Aflahul Abidin
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved