ASN Mantan Petinju yang Ngamuk di Dispendukcapil Banyuwangi adalah Guru SMP

PR, Aparatur Sipil Negara (ASN) yang ngamuk di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Banyuwangi saat mengurus KTP elektronik.

TRIBUNJATIM.COM/HAORRAHMAN
Kondisi salah satu ruangan di Dispendukcapil 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Haorrahman

TRIBUNJATIM.COM, BANYUWANGI - PR, Aparatur Sipil Negara (ASN) yang ngamuk di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Banyuwangi saat mengurus KTP elektronik, merupakan guru di salah satu SMP Negeri di Banyuwangi.

Menurut Plt Kepala Dinas Pendidikan Banyuwangi, Suratno, ASN yang juga mantan petinju itu merupakan guru olahraga.

Beredar Foto Lawas Pernikahan Dory Harsa, Ini Sosok Mantan Istri hingga Cerita Almarhum Didi Kempot

"Dia masih aktif sebagai guru di salah satu SMP Negeri di Kecamatan Kalipuro," kata Suratno.

Terkait kasus yang menjerat PR karena mengamuk dan merusak fasilitas di Dispendukcapil tersebut, Suratno menyerahkan sepenuhnya pada polisi.

Jumlah Pasien Positif Covid-19 di Batu Tembus 46 Orang

Nasdem Surabaya Usulkan Wakil ke MA Dua Pekan Lagi: Kader Internal?

"Untuk kasusnya kami serahkan ke polisi. Sementara statusnya sebagai ASN merupakan wewenang dari BKD dan Inspektorat," kata Suratno.

PR mengamuk di kantor Dispendukcapil Banyuwangi, Selasa (16/6). Dia melempar kursi ke seorang petugas wanita di salah satu ruangan. Selain itu, dirinya juga melempar pot bunga ke pintu salah satu ruangan tersebut.

Bukti Didi Kempot Tepati Janji, Yuni Shara Rilis Video Lagu Duet dengan Suami Yan Vellia: Indah

PR yang mantan petinju itu mengamuk lantaran pengajuan pergantian nama dirinya dalam dokumen kependudukan KTP elektronik miliknya belum bisa dilayani, karena tidak memiliki dasar kuat untuk melakukan pergantian nama di KTP elektronik.

Penulis: Haorrahman
Editor: Taufiqur Rohman
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved