Berita Arema FC

Arema FC Siapkan Protokol Kesehatan Internal Pencegahan Covid-19, Pemain Harus Patuhi Hal ini

Tim medis Arema FC membuat protokol kesehatan Covid-19 untuk internal tim yang harus dipatuhi serta dijalankan, khususnya oleh pemain.

TRIBUNJATIM.COM/DYA AYU
Latihan Arema FC di Stadion Gajayana, Selasa (4/2/2020) pagi. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Dya Ayu

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Arema FC menunjukan kesungguhan mereka untuk menatap lanjutan kompetisi Liga 1 2020 yang masih belum diketahui kapan akan bergulir kembali. 

Meski Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) belum memberikan keputusan kapan Liga 1 2020 kembali berlanjut, Arema FC terus melakukan persiapan sebagai tindak lanjut kesiapan mereka apabila kompetisi kembali bergulir. 

Terbaru, tim medis Arema FC membuat protokol kesehatan pencegahan virus Corona atau Covid-19 untuk internal tim yang harus dipatuhi serta dijalankan, khususnya oleh pemain. 

Juni Jadi Bulan Akhir Klub Beri Gaji Pemain dan Pelatih 25 Persen, Arema FC Tunggu Perkembangan PSSI

Rayakan Hari Ulang Tahun Persebaya ke-93, Ribuan Bonek Padati Halaman Stadion Gelora 10 November

Dalam protokol kesehatan yang dibuat tim medis Arema FC, ada empat periode yakni saat pemain kembali ke klub dari luar kota melalui bandara atau terminal zona merah, berangkat ke lokasi latihan, saat latihan, dan setelah latihan. 

Khusus untuk periode kedatangan, pemain wajib melakukan karantina mandiri selama 14 hari sebelum jadwal latihan yang hingga kini juga belum diputuskan. 

"Datang 14 hari sebelum latihan resmi ke Malang untuk karantina mandiri, atau datang 7 hari sebelum latihan dengan membawa hasil rapid test negatif, yang diulang di Malang sehari sebelum latihan, atau PCR test negatif yang baru di Kota Malang sebelum bergabung dengan tim. Bagi yang rapid test positif, dapat bergabung bila PCR negatif," begitu isi keterangan protokol kesehatan tim Arema FC yang dikeluarkan, Kamis (18/6/2020).

Selain itu juga ada beberapa larangan yang harus dipatuhi pemain.

Kompetisi Diwacanakan Bergulir Lagi, Pelatih Kiper Persebaya Ingin Tim Liga 1 Lakukan Persiapan Juli

Kapten Persela Lamongan Sebut Kompetisi Liga 1 2020 Tetap akan Kompetitif Meski Tanpa Degradasi

Di antaranya tak boleh meludah di lapangan, berjabat tangan, dan tidak boleh datang saat latihan apabila ada gejala sakit. 

"Dilarang berangkat ke lokasi latihan bila ada gejala demam dan batuk pilek. Dilarang meludah di lapangan dan area berkumpul. Dilarang minum dari gelas atau botol yang sama dengan pemain lain," lanjutan dari keterangan protokol tersebut.

Editor: Dwi Prastika

Penulis: Dya Ayu
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved