Aksi Mogok Sopir Truk di Banyuwangi

BREAKING NEWS: Aksi Mogok Ratusan Sopir Truk Logistik di Banyuwangi, Tolak Rapid Test Mandiri

Ratusan sopir truk pengangkut logistik yang hendak menyeberang ke Bali melakukan aksi mogok, akibat kebijakan rapid test mandiri.

TRIBUNJATIM.COM/HAORRAHMAN
Ratusan supir truk logistik yang hendak menyeberang ke Bali melakukan aksi mogok dan memarkirkan truknya di Terminal Sri Tanjung Banyuwangi. 

TRIBUNBANYUWANGI.COM, BANYUWANGI - Ratusan sopir truk pengangkut logistik yang hendak menyeberang ke Bali melakukan aksi mogok, akibat kebijakan rapid test mandiri, Kamis (18/6).

Para supir truk itu menggelar aksi mogok di Terminal Sri Tanjung Banyuwangi.

Pemerintah Provinsi Bali mengeluarkan kebijakan sopir kendaraan logistik harus mengantongi rapid test dengan hasil non reaktif sebelum menyeberang ke Bali.

Serahkan Bansos Pelaku Seni-Wisata di Banyuwangi, Bupati Anas Ajak Giatkan Lagi Sektor Pariwisata

Nasib ASN Ngamuk Lempar Kursi ke Petugas Dispendukcapil Banyuwangi, Jabatan Guru Terancam Dicopot

ASN Mantan Petinju yang Ngamuk di Dispendukcapil Banyuwangi adalah Guru SMP

Sebelumnya sejak awal Maret, sopir truk logistik yang menyeberang ke Bali wajib melakukan rapid test gratis di Pelabuhan Gilimanuk Bali gratis.

Namun mulai, Kamis (18/6), Pemprov Bali meniadakan rapid test gratis tersebut, dan supir truk logistik sudah harus membawa hasil rapid test non reaktif secara mandiri.

Sebenarnya di Pelabuhan Gilimanuk tetap menyediakan pemeriksaan rapid test bagi para supir truk logistik, namun kali ini berbayar.

Keputusan ini membuat ratusan supir truk yang hendak menyeberang ke Bali melalui pelabuhan Ketapang Banyuwangi, melakukan aksi mogok dan memarkirkan truknya di check point Terminal Sri Tanjung.

Mereka protes pada petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Bali, yang ditempatkan di terminal Sri Tanjung.

Para supir truk itu keberatan melakukan rapid test mandiri karena biaya yang harus dikeluarkan dirasa sangat mahal.

"Tidak ada pemberitahuan sebelumnya, tiba-tiba harus rapid test sendiri. Sebelumnya saya sudah seminggu dua kali kirim barang ke Bali," kata Hariyanto, salah satu supir truk asal Banyuwangi.

Halaman
12
Penulis: Haorrahman
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved