Breaking News:

Aksi Mogok Sopir Truk di Banyuwangi

BREAKING NEWS: Aksi Mogok Ratusan Sopir Truk Logistik di Banyuwangi, Tolak Rapid Test Mandiri

Ratusan sopir truk pengangkut logistik yang hendak menyeberang ke Bali melakukan aksi mogok, akibat kebijakan rapid test mandiri.

Penulis: Haorrahman | Editor: Sudarma Adi
TRIBUNJATIM.COM/HAORRAHMAN
Ratusan supir truk logistik yang hendak menyeberang ke Bali melakukan aksi mogok dan memarkirkan truknya di Terminal Sri Tanjung Banyuwangi. 

Menurut Hariyanto, rapid test mandiri dirasa sangat mahal. Sekali rapid test seharga Rp300.000. itupun masa berlakunya hanya tiga hari. Dengan demikian para supir ini harus mengeluarkan uang pribadi.

"Ini sangat memberatkan bagi saya, apalagi perusahaan tidak mau tahu dengan biaya tambahan seperti ini,” kata Hariyanto.

Supir truk asal Banyuwangi lainnya, Andong Sugiono, juga mengatakan keberatan harus mengeluarkan biaya tambahan untuk rapid test mandiri.

"Di Pelabuhan Ketapang kami bisa menyeberang tanpa rapid test. Namun sampai di Gilimanuk kami aka disuruh rapid test dan bayar. Kalau tidak kami disuruh kembali," kata Andong.

Andong mengangkut bahan pokok seperti beras, tepung, dan bahan pokok lainnya. Dirinya mengancam tidak akan berangkat ke Bali.

"Saya muat beras dan bahan pokok lainnya. Biar saja orang Bali kelaparan karena kami tak bisa menyeberang ke Bali," katanya.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved