Dipastikan Buka Lagi, Taman Safari Prigen Pasuruan Tinggal Tunggu Surat Rekomendasi

GM Taman Safari Prigen (TSP) Pasuruan Diaz Yonadie memastikan TSP akan segera dibuka dalam jangka waktu dekat ini.

TRIBUNJATIM.COM/GALIH LINTARTIKA
Screenshot obrolan virtual Tribunnews 

TRIBUNPASURUAN.COM, PASURUAN - GM Taman Safari Prigen Pasuruan Diaz Yonadie memastikan TSP akan segera dibuka dalam jangka waktu dekat ini.

Kepastian itu disampaikannya dalam acara obrolan virtual yang diusung Tribunnews dengan mengusung tema " Rindu Piknik di Tengah Pandemi ", Kamis (18/6/2020) siang.

Obrolan virtual ini juga dihadiri sejumlah narasumber lainnya, diantaranya Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Bupati Karanganyar Juliyatmono, dan dua traveller.

UPDATE CORONA di Pasuruan Kamis 18 Juni, Positif Covid-19 Bertambah 10 Kasus, Total Kini 201 Orang

261 Pegawai Pabrik di Pasuruan Reaktif saat Rapid Test, Bakal Tes Swab Bertahap, 172 Orang Prioritas

Dalam kesempatan itu, Diaz sapaan akrab GM TSP menjelaskan, tanggal 9 Juni kemarin, TSP sudah kedatangan tamu dari tim assesment Pemkab Pasuruan.

Di dalamnya, ada unsur TNI, Polri, Dinas Kesehatan, Dinas Pariwisata dan beberapa pihak lainnya. "Kami sudah siap, tinggal menunggu surat keputusannya saja. Setelah itu kami buka," kata dia.

Ia menjelaskan, TSP sudah tutup sejak 23 Maret kemarin atau hampir sekitar 3 bulan. Kata dia, pilihan menutup TSP ini adalah langkah pasti dalam mendukung pemerintah mengatasi situasi di tengah pandemi ini.

"Dalam kunjungan kemarin, kami juga sampaikan bahwa semisal kami membuka TSP kembali, akan ada beberapa kebijakan yang berkaitan dengan protokol kesehatan dan akan akan diterapkan," sambung dia.

Diaz menerangkan, semua tim sebenarnya sudah menilai apa yang disiapkan TSP menjelang New Normal ini sudah memenuhi syarat, hanya tinggal menunggu surat keputusan dan rekomendasinya saja.

Dia menyampaikan, semisal kembali dibuka, TSP hanya melayani safari journey saja. Jadi, pengunjung atau wisatawan hanya diperkenankan berkeliling melihata satwa di dalam mobil saja.

Setelah itu, wisatawan diperkenankan untuk pulang. Semua fasilitas lainnya tidak dibuka, menunggu keputusan dan kebijakan pemerintah lainnya. Seperti, restoran, wahana kolam renang dan fasilitas lainnya.

"Itu langkah kami untuk menekan potensi kerumunan wisatawan, sehingga tetap menerapkan physical distancing dan sesuai anjuran pemerintah," sambung dia.

Diaz menjelaskan, semua pegawainya juga akan dilengkapi Alat Pelindung Diri (APD), mulai dari masker, face shield, sarung tangan dan lainnya. Ia juga akan menambah sejumlah fasilitas untuk wisatawan.

"Bilik disenfiktan, tempat cuci tangan, toilet, handsanitizer dan sebagainya. Kami akan upayakan untuk semaksimal mungkin menerapkan protokol kesehatan sebagai langkah pencegahan," pungkas dia

Penulis: Galih Lintartika
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved