Virus Corona di Malang

Curhat Sanusi Atasi Kasus Covid-19 di Kabupaten Malang, Akui Tak Mudah, Bisa Runtuh Akibat 1 Hal ini

Bupati Malang Muhammad Sanusi mengaku tidak mudah menangani Covid-19. Pasalnya, penanganan bisa runtuh karena datangnya seorang carrier.

TRIBUNJATIM.COM/ERWIN WICAKSONO
Bupati Malang, Muhammad Sanusi. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Aminatus Sofya

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Bupati Malang Muhammad Sanusi mengaku tidak mudah menangani Covid-19.

Jatuh bangun membikin suatu daerah agar kembali hijau, kata Sanusi, bisa runtuh karena datangnya seorang carrier.

“Perlu saya sampaikan kepada ibu Gubernur bahwa penanganan Covid-19 ini tidak mudah,” ujar Sanusi, saat rapat evaluasi bersama Pemerintah Provinsi Jawa Timur di Bakorwil Malang, Sabtu (20/6/2020).

Hari Terakhir Mobil PCR Singgah di Surabaya, Risma Ucap Terima Kasih: Ini Cara Tahu Siapa Carrier

Politisi PDI Perjuangan itu mencontohkan penularan Covid-19 di Ngajum yang semula zona bersih.

Penularan terjadi karena seorang anak buah kapal (ABK) pulang kampung.

Begitu pula di sejumlah kecamatan lain yang penularannya serupa.

Saat Akad Nikah Tak Hadir, Ibu Sirajuddin Bertemu Zaskia Gotik: Makasih, Begini Perlakuan Ibu Mertua

Ashanty Panik karena Muntah sampai Lemas, Anang Hermansyah Ucap Ntar Ada Isinya, Ibu Aurel: Lebay

“Nah itu yang kami agak kesulitan memfilter di masa transisi ini warga Kabupaten Malang yang ada di luar,” katanya.

Berdasarkan data di situs Radar Covid-19 Jatim, kasus di Kabupaten Malang saat ini berjumlah 164 orang dengan rincian 45 orang sembuh dan 18 pasien meninggal dunia.

Klaster yang mendominasi berasal dari Malang utara yakni Kecamatan Singosari dan Lawang.

Malang Raya Sepakat Perpanjang Masa Transisi Menuju New Normal, Ini Penyebabnya

Halaman
12
Penulis: Aminatus Sofya
Editor: Arie Noer Rachmawati
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved