Virus Corona di Banyuwangi

Songsong New Normal Wisata, Luhut hingga Wishnutama Apresiasi Konsep yang Disiapkan Banyuwangi

Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas, memaparkan sejumlah konsep new normal pariwisata yang telah disiapkan oleh Banyuwangi.

TRIBUNJATIM.COM/HAORRAHMAN
Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas, memaparkan sejumlah konsep new normal pariwisata yang telah disiapkan oleh Banyuwangi, dalam rapat koordinasi terbatas secara online, Jumat (19/6/2020) malam. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Haorrahman

TRIBUNJATIM.COM, BANYUWANGI - Menteri Koordinator Maritim dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, dan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Wishnutama Kusubandio, memuji kesiapan new normal pariwisata yang dikonsep oleh Pemerintah Kabupaten Banyuwangi.

Hal tersebut disampaikan dalam rapat koordinasi terbatas secara online, Jumat (19/6/2020) malam.

Rapat virtual tersebut juga diikuti Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar, Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto, Kepala BNPB Doni Monardo, Gubernur Nusa Tenggara Timur, dan Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Dardak.

Rapat tersebut dalam rangka Persiapan Pembukaan Kunjungan Wisata Terbatas ke Kawasan konservasi in-situ (taman nasional, taman wisata alam dan lain-lain) serta kawasan konservasi ek-situ (kebun binatang, taman safari, dan lain-lain) pada masa new normal.

"Secara bertahap akan dilakukan pembukaan destinasi wisata di Indonesia. Menurut saya, yang sudah siap adalah Banyuwangi dan Nusa Tenggara. Namun, tetap harus diperhatikan protokol kesehatannya. Banyuwangi ini memang paten," ungkap Luhut Binsar Pandjaitan.

Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas, sendiri memaparkan sejumlah konsep new normal pariwisata yang telah disiapkan oleh Banyuwangi.

Seusai Pelatihan, Bupati Banyuwangi Serahkan Sertifikat Kompetensi New Normal ke 91 Pemandu Wisata

Guru Berstatus ASN Mengamuk di Kantor Dispendukcapil Banyuwangi Diberhentikan Sementara

Persiapan new normal pariwisata di Banyuwangi dilakukan dengan memadukan teknologi dan kesehatan.

"Kepada para pengelola pariwisata, kami tekankan bahwa jualan kita tak lagi sekadar harga murah dan suguhan wisata yang indah. Namun, juga harus memenuhi protokol kesehatan dan keamanan," papar Abdullah Azwar Anas.

Untuk itu, sejumlah inovasi telah disiapkan oleh Banyuwangi. Di antaranya adalah melakukan fasilitasi teknologi di sejumlah tempat wisata dan sarana pendukungnya.

Halaman
12
Penulis: Haorrahman
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved