Breaking News:

Virus Corona di Jawa Timur

12 PPDS Unair Terpapar Covid-19, IDI Jatim Minta Rumah Sakit Utamakan Keselamatan Tenaga Kesehatan

IDI Jatim melakukan konfirmasi data adanya 12 dokter program pendidikan dokter spesialis (PPDS) Universitas Airlangga Surabaya yang terpapar Covid-19.

Reader's Digest
Ilustrasi dokter 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Jawa Timur masih melakukan konfirmasi data adanya 12 dokter program pendidikan dokter spesialis (PPDS) Universitas Airlangga (Unair) Surabaya yang terpapar virus Corona ( Covid-19 ).

Ketua IDI Jatim, Sutrisno mengatakan, selama ini pihaknya memang mendapatkan informasi tersebut namun belum mendapatkan informasi yang valid dari pihak yang bersangkutan.

Namun terlepas benar atau tidaknya kabar tersebut, IDI Jatim meminta semua pihak terutama rumah sakit untuk memperhatikan keselamatan dokter, perawat, dan tenaga kesehatan lainnya mulai dari bidan, hingga tenaga administrasi.

DPRD Jawa Timur Gelar Rapid Test, Staf hingga Kru Pengamanan Ikut Antre Sejak Pagi

Pria Jakarta Pengunggah Video Dokter Wanita Telanjang di Surabaya Dibekuk Polrestabes Surabaya

"Bukan hanya RSUD dr Soetomo Surabaya saja, tapi seluruh rumah sakit di Jatim. Dokter, perawat, bidan, dan tenaga pendukung yang lain keselamatannya harus menjadi hal yang utama," kata Sutrisno, Senin (22/6/2020).

Pihak rumah sakit harus memperhatikan ketersediaan alat pelindung diri (APD), dan pengaturan jam, serta sistem kerja bagi mereka yang rentan dan mempunyai penyakit penyerta.

"Suplemen, vitamin, makanan, dan yang membuat daya tahan tubuhnya lebih baik seharusnya juga mendapat perhatian dan penganggaran tersendiri dari rumah sakit dan pemerintah," tambah dokter spesialis kandungan ini.

Sutrisno menyebutkan saat ini semua rumah sakit rujukan Covid-19 memang sedang overload atau kelebihan kapasitas.

373 Mahasiswa UPN Veteran Jatim Ajukan Keringanan UKT, Terjadi Peningkatan sampai 50 Persen

Kakek 73 Tahun Jadi Pasien Positif Covid-19 Jember yang Sembuh Cepat, Ungkap Perawatan Rumah Sakit

"Kasus seperti ini bukan hanya terjadi di Jawa Timur tapi di seluruh Indonesia. Walaupun di Jawa Timur ada 385 rumah sakit, tidak sembarang rumah sakit mampu merawat Covid-19. Sehingga aliran pasien Covid-19 ditujukan kepada rumah sakit rujukan," ungkapnya.

Dengan fenomena tersebut, otomatis membuat beban tenaga kesehatan berlipat-lipat lebih berat sehingga menjadi salah satu faktor petugas di rumah sakit rujukan rawan tertular Covid-19.

Editor: Dwi Prastika

Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved