Virus Corona di Kediri

Izin Gelaran Gantangan dan Kegiatan Seni Masih Tunggu Kota Kediri Jadi Zona Hijau Covid-19

Diungkapkan Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar, saat ini belum bisa dilaksanakan kompetisi gantangan dan pertunjukan musik.

TRIBUNJATIM.COM/DIDIK MASHUDI
Wali Kota Kediri, Abdullah Abu Bakar, memperlihatkan warga yang tidak mendapatkan bantuan jaring pengaman sosial pandemi virus Corona, Rabu (29/4/2020). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Didik Mashudi

TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Kegiatan gantangan kicau mania dan kegiatan seni masih belum diizinkan berlangsung di Kota Kediri.

Alasannya, saat ini Kota Kediri sedang dalam kondisi dari zona merah Covid-19 menjadi kuning.

Hal itu disampaikan Wali Kota Kediri, Abdullah Abu Bakar, saat menerima pegiat komunitas gantangan dan pekerja seni Kota Kediri di Balai Kota Kediri, Senin (22/6/2020).

Pada pertemuan itu, pegiat komunitas gantangan dan pekerja seni Kota Kediri menyampaikan aspirasinya. Karena sejak pandemi virus Corona ( Covid-19 ), mereka tidak bisa beraktivitas seperti biasa.

Diungkapkan Abdullah Abu Bakar, saat ini belum bisa dilaksanakan kompetisi gantangan dan pertunjukan musik.

UPDATE CORONA di Kabupaten Kediri Senin 22 Juni, Tambah Satu Positif, Warga Kedak dan Pagung Sembuh

Hari Bhayangkara ke-74, 12 Pemohon di Kota Kediri yang Lahir 1 Juli Dapat Hadiah SIM Gratis

Karena saat ini Kota Kediri sedang dalam kondisi dari merah menjadi kuning.

“Pemerintah Kota Kediri mengimbau dan mengajak seluruh masyarakat harus sampai di zona hijau. Baru nanti kita akan meminta persetujuan dari pemerintah pusat supaya Kota Kediri bisa menjalankan kenormalan yang baru dengan cara beradaptasi,” jelasnya.

Abdullah Abu Bakar mengatakan, permasalahan pandemi Covid-19 ini berdampak bagi semua, bukan hanya pekerja seni dan komunitas gantangan. Sehingga semua pihak harus bersama-sama menjadikan Kota Kediri menjadi zona hijau.

“Kalau zona hijau kita melakukannya lebih mudah. Tapi dengan cara kehidupan normal yang baru. Caranya kapasitasnya 50 persen. Pekerja seni juga boleh mulai manggung lagi tapi kapasitasnya 50 persen,” jelasnya.

UPDATE CORONA di Kota Blitar Senin 22 Juni, Kakek 95 Tahun Positif Corona setelah Dikunjungi Saudara

Didemo Warga dan Dituding Tak Transparan soal Bansos, Kepala Dusun Tulungagung Mundur dari Jabatan

Jalan Baru Selesai Dibangun di Atas Makam Kota Madiun Dibongkar, Ahli Waris Sayangkan Pembangunan

Disampaikan semua pihak harus bersama-sama menjaga Kota Kediri agar semua bisa berjalan lebih baik dalam memerangi virus Corona.

“Yang sakit tetap kita obati, tapi kita juga harus bunuh virusnya. Kita harus punya jalan keluar harus mudah beradaptasi supaya perekonomian kita bisa berjalan," ungkapnya.

"Semuanya dipastikan bisa berjalan bersamaan. Kalau ekonominya ketinggalan juga tidak baik karena ada yang di-PHK. Tapi kalau bisa menjalankan semua, maka bisa menghadapi new normal," lanjutnya.

Editor: Dwi Prastika

Penulis: Didik Mashudi
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved