Berita Arema FC

Liga 1 Bakal Kembali Bergulir, Asisten Pelatih Arema FC: Fisik & Psikologis Pemain Pasti Beda

Charis Yulianto Asisten Pelatih Arema FC ungkap mandeknya kompetisi Liga 1 2020 berpengaruh pada kondisi fisik dan psikologis pemain.

KOMPAS.COM/SUCI RAHAYU
Kapten Arema FC, Hendro Siswanto (kanan), saat mengikuti Piala Gubernur Jatim 2020 di Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur, Selasa (11/02/2020). 

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Kompetisi Liga 1 2020 berhenti sudah hampir empat bulan.

Hal itu tampaknya sangat berpengaruh pada kondisi pemain, sebab dalam kurun waktu tersebut para pemain vakum bertanding.

Charis Yulianto Asisten Pelatih Arema FC mengatakan tentu akan ada penurunan secara fisik dan kondisi para pemain apabila saat ini dibandingkan dengan saat sebelum wabah virus Corona ( Covid-19 ) datang.

Alasan Sebenarnya Soeharto Makamkan Soekarno di Blitar, Megawati Sebut Keluarga Tak Setujui

Nasib Lucinta Luna Seusai Eksepsinya Ditolak, Cuma Pasrah, Kuasa Hukum Siapkan Saksi Meringankan

Pasalnya biasanya para pemain setiap hari selalu menjalani latihan rutin secara bersama dengan tim, sementara sekarang para pemain harus berlatih sendiri di rumah tanpa pengawasan tim pelatih.

Secara program juga tentu ada perbedaan masing-masing pemain, meskipun telah diberikan program dari pelatih fisik.

Tak hanya soal kondisi fisik, tidak dipungkiri, psikologis pemain juga terpengaruh karena dihentikannya kompetisi.

Daftar 5 Negara yang Punya Tentara Terkuat di Dunia Pada 2030, 2 Negara dari Asia, Indonesia Masuk?

Ruangan Rahasia Nagita Slavina Diekspos Baim Wong, Suami Paula Kaget Lihat Isinya: Parah Ini

Sebab sejak bulan Maret hingga bulan Juni, pemain hanya mendapat gaji 25 persen dari gaji yang tertera di kontrak awal. Sehingga secara pendapatan jauh berbeda dari sebelumnya.

"Secara fisik pasti menurun. Psikologis pemain juga terganggu karena menyangkut finansial. Lama tidak bertanding tentunya atmosfernya tentu berbeda," kata Charis Yulianto, Senin (22/6/2020).

Sehingga dalam keadaan demikian, mantan pelatih Bhayangkara FC U-19 itu berpendapat, staf pelatih akan dihadapkan pada tugas berat saat nantinya kembali berkumpul setelah kick off Liga 1 2020 ditentukan PSSI dan PT LIB.

7 Potret Sosok Dilan Versi Thailand, Disebut-sebut Mirip Iqbaal Ramadhan, Lihat Senyumnya

Sebab tak hanya harus memperbaiki fisik pemain, tim pelatih juga harus mengembalikan mental bertanding skuad mereka.

Halaman
12
Penulis: Dya Ayu
Editor: Hefty Suud
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved