Deteksi Dini Kewaspadaan Covid-19, Dinkes Kota Blitar Gencar Temukan Kasus Pneumonia pada Balita

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Blitar berusaha menemukan sebanyak mungkin kasus pneumonia di masyarakat.

Deteksi Dini Kewaspadaan Covid-19, Dinkes Kota Blitar Gencar Temukan Kasus Pneumonia pada Balita
kompasiana.com
ilustrasi

Laporam Wartawan TribunJatim.com, Samsul Hadi

TRIBUNJATIM.COM, BLITAR - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Blitar berusaha menemukan sebanyak mungkin kasus pneumonia di masyarakat.

Penemuan kasus pneumonia ini sebagai salah satu upaya deteksi dini kewaspadaan masyarakat terhadap penyebaran Covid-19.

Kasi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Dinkes Kota Blitar, Dissie Laksmonowati mengatakan upaya penemuan kasus pneumonia sebanyak-banyaknya merupakan program nasional.

Penemuan kasus pneumonia sebenarnya diprioritaskan pada balita.

Machfud Hadiahi Ketua GP Ansor Kaus Surabaya Tersenyum

Pabrik Rokok Sumenep Klaster Baru Covid-19 Masih Beroperasi, DPRD Nilai Pemerintah Tidak Tegas

"Ini program nasional dan yang diutamakan pada balita. Kami diminta menemukan sebanyak-banyaknya kasus pneumonia pada balita. Tujuannya mengurangi angka kesakitan pada balita," kata Dissie, Selasa (23/6/2020).

Selain itu, kata Dissie, di masa pandemi Covid-19, penemuan kasus pneumonia ini juga sebagai salah satu upaya deteksi dini kewaspadaan masyarakat terhadap penyebaran Covid-19.

Sebab, gejala pneumonia mirip dengan gejala Covid-19.

Gejala awal pneumonia, yaitu, batuk, pilek, nyeri tenggorokan, dan sesak napas.

Dua Mahasiswa Pemilik Ganja Dibekuk Polresta Malang Kota: Satu Orang Lainnya Masih Buron

Wilhan Martono, Pria Diduga WNI Jajakan Prostitusi Anak di Bawah Umur, Ditangkap di AS, Raup Rp315 M

Sedang faktor penyebab pneumonia, antara lain, kondisi sanitasi rumah belum bagus, gizi, dan daya tahun tubuh.

Halaman
12
Penulis: Samsul Hadi
Editor: Taufiqur Rohman
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved