Virus Corona di Malang

Ibu Hamil 7 Bulan di Malang Meninggal Kena Covid-19, Dirawat 5 Hari, 6 Orang Terdekat Ditracing

Seorang perempuan yang sedang hamil 28 minggu di Kota Malang terkonfirmasi meninggal dunia karena Covid-19 atau virus Corona.

Drug Center
Ilustrasi hamil 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Aminatus Sofya

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Seorang perempuan yang sedang hamil tujuh bulan atau 28 minggu di Kota Malang terkonfirmasi meninggal dunia karena Covid-19 atau virus Corona.

Hasil pemeriksaan dokter menyebut pasien itu mengalami gagal jantung dan sesak nafas akibat tertular Covid-19.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Malang Husnul Muarif menerangkan pasien tersebut beralamat di Jalan Setiabudi Dalam, Kecamatan Klojen.

Ending Nasib Pria Mojokerto Pesta Sabu dalam Rutan Trenggalek, Divonis 10 Tahun Bui, Denda 1 Miliar

Perempuan tersebut pertama kali masuk rumah sakit (RS) Lavallete pada 13 Juni 2020.

“Perempuan usia 31 tahun alamatnya di Jalan Setiabudi Dalam, Kecamatan Klojen. Pertama kali masuk Kamar Pinere (RS Lavallete) pada 13 Juni,” ucap Husnul, Selasa (22/6/2020).

Setelah menjalani perawatan selama lima hari atau 18 Juni 2020, kata Husnul, perempuan tersebut dinyatakan meninggal karena mengalami gagal jantung dan sesak nafas.

Viral Pria di Lombok Nikahi Pacar dan Sepupunya Sekaligus, Saepul: Suka Dua-duanya, Ikhlas Dimadu

Soekarno Gagal Kabur Saat Soeharto Berkuasa, Pengawal Sebut karena 1 Hal hingga Pesan untuk Megawati

Hasil tes swab yang keluar pada 14 Juni menunjukkan positif virus Corona.

“Hasil swabnya keluar 14 Juni 2020 dan hasilnya positif,” jelasnya.

Tim tracing Satgas Covid-19 Kota Malang menjadwalkan pemeriksaan kepada enam orang yang pernah melakukan kontak erat dengan pasien.

168 Pegawai Pabrik Rokok di Madura Reaktif Covid-19, Ketua DPRD Sumenep Desak Tutup Sementara

“Pemeriksaan dijadwalkan Senin dan Selasa,” tutupnya.

Pemkot Malang melaporkan 91 orang positif virus Corona dirawat dan menjalani isolasi.

Jumlah tersebut terus mengalami peningkatan sejak Kota Malang menghentikan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) dan memutuskan masuk era new normal.

Pemilik Warkop di Tulungagung Gigit Jari Tak Dapat Kompensasi, Kecewa Disuruh Patuh Tapi Diabaikan

Total penambahan mencapai 98 kasus.

Sementara PDP yang menjalani perawatan berjumlah 106 orang.

Selain itu, orang dalam pantauan (ODP) mengalami penambahan satu orang menjadi 47 orang.

Penulis: Aminatus Sofya

Editor: Arie Noer Rachmawati

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved