Pemkab Pasuruan Raih Opini WTP 7 Tahun Berturut-turut, Irsyad Yusuf: Intinya Bekerja Sesuai Aturan

Pemkab Pasuruan sukses mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atas LKPD tahun 2019.

TRIBUNJATIM.COM/GALIH LINTARTIKA
Bupati Pasuruan, Irsyad Yusuf, Juni 2020. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Galih Lintartika

TRIBUNJATIM.COM, PASURUAN - Di tengah pandemi virus Corona ( Covid-19 ), Pemerintah Kabupaten Pasuruan kembali berhasil meraih predikat di bidang Pengelolaan Keuangan Daerah.

Pemkab Pasuruan sukses mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) tahun 2019.

Tak tanggung-tanggung, opini WTP terhadap LKPD ini sukses diraih Pemkab Pasuruan selama tujuh tahun berturut-turut.

Bupati Pasuruan, Irsyad Yusuf, menerima predikat opini ini melalui virtual conference, Selasa (23/06/2020) siang di dua tempat yang berbeda, yakni Kantor Perwakilan BPK Provinsi Jawa Timur dan Command Center Kabupaten Pasuruan.

Dalam sambutannya, Irsyad Yusuf menyampaikan terima kasih kepada tim pemeriksa dari BPK-RI Perwakilan Provinsi Jawa Timur yang telah melakukan pemeriksaan laporan keuangan Pemkab Pasuruan tahun anggaran 2019.

“Saya sampaikan terima kasih untuk BPK RI Perwakilan Provinsi Jawa Timur yang sudah melakukan pemeriksaan Laporan Keuangan Pemkab Pasuruan tahun 2019. Dari temuan, kemudian rekomendasi, semuanya telah kami pelajari dan tindak lanjuti sesuai dengan apa yang BPK harapkan,” katanya.

Bupati Pasuruan Tegaskan Tutup Perusahaan yang Tak Terapkan Protokol Kesehatan Pencegahan Covid-19

Dijelaskan Irsyad Yusuf, seluruh temuan dan rekomendasi BPK sudah terkonfirmasi pada organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.

Satu di antaranya terkait rekomendasi perihal temuan masih adanya kekurangan volume pekerjaan.

“Untuk kekurangan volume pekerjaaan, semua sudah tersetor ke kas daerah. Yang jelas, dengan adanya temuan dan rekomendasi atas sistem pengendalian intern tersebut, kami merasa masih perlu membenahi stakeholder yang ada, agar kami bisa meminimalisir kesalahan pada OPD di lingkungan Pemkab Pasuruan,” terangnya.

Halaman
12
Penulis: Galih Lintartika
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved