Berita PSSI

PSSI Pastikan Liga 1 dan Liga 2 Musim 2020 Digelar dengan Protokol Kesehatan Ketat

kompetisi Liga 1 dan 2 2020 yang direncanakan kembali digelar pada September atau Oktober mendatang akan dijalankan dengan protokol kesehatan ketat.

ISTIMEWA/PSSI
Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan (kanan) saat menerima jajaran pengurus KONI di kantor PSSI, Menara Olahraga Senayan, Selasa (16/6/2020). 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) memastikan gelaran kompetisi Liga 1 dan pmusim 2020 yang direncanakan kembali digelar pada September atau Oktober mendatang akan dijalankan dengan protokol kesehatan ketat.

Pernyataan itu disampaikan oleh Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan dalam program ‘Indonesia Menyapa’ Radio Republik Indonesia, Minggu (21/6/2020) kemarin.

Pada talk show live yang dipandu presenter Desy Natalia itu, pria akrab disapa Iwan Bule itu membawakan tema ‘Sepak Bola Indonesia Di Tengah Pandemi Covid-19’.

PSHW Harapkan PSSI Selesaikan Urusan dengan Gugus Tugas Covid-19 Lebih Dulu Sebelum Memulai Liga

Belum Ada Arahan Soal Gaji Pemain & Pelatih di Bulan Juli-Agustus, Arema FC: Kami Menunggu PSSI

“Kami sudah membuat sebelas buku panduan protokol kesehatan terkait pelaksanaan kompetisi di masa Covid-19. Komunikasi dengan klub dan Asprov juga terus kami lakukan,” kata Iwan Bule seperti dikutip dari laman resmi PSSI, Senin (22/6/2020).

Terkait kemungkinan kehadiran penonton dalam stadion, Ketua Umum PSSI menyatakan akan mengkaji lebih mendalam persoalan ini.

Ia tak ingin gegabah membuat keputusan sehingga nantinya berdampak buruk jangka panjang.

“Memang Menteri Kesehatan sudah menyatakan bisa saja penonton hadir dalam kegiatan olahraga dengan aturan-aturan ketat, tapi kami akan kaji. Karena pertandingan toh akan disiarkan juga lewat televisi,” tambahnya.

Jika nanti akhirnya diputuskan liga berlangsung tanpa penonton, dengan segala kerendahan hati, Iwan Bule berharap para suporter tidak memaksakan diri hadir ke stadion maupun menggelar acara-acara nonton bareng di kafe.

“Silakan saksikan di televisi. Kami akan siapkan atmosfer di stadion bisa hidup meski tanpa penonton, sebagaimana liga-liga di Eropa yang kini berjalan di masa Covid-19,” jelas mantan Kapolda NTB, Jabar dan Metro Jaya itu.

Di sisi lain, Iwan Bule menggarisbawahi, klub-klub peserta liga telah sepakat mengutamakan kepentingan nasional dengan mengikuti kompetisi yang akan bergulir lagi.

Apalagi, tahun depan Indonesia akan menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20.

“Kita harus optimistis untuk menggulirkan kembali liga. Bagaimanapun FIFA menilai aktivitas setiap federasinya di masa Covid-19 ini," katanya.

"Apalagi negara-negara tetangga kita juga sudah menggelar kompetisi liga, menyesuaikan kondisi dengan penanganan Covid-19 masing-masing,” tegas Iwan Bule.

Tak hanya membahas persiapan bergulirnya kompetisi liga, ia juga memaparkan persiapan timnas U-19 menghadapi Piala Dunia U-20 2021 yang sejak beberapa bulan lalu menggelar virtual training.

“Latihan secara daring terus dilakukan, tapi dalam waktu dekat akan kita panggil untuk bertemu secara langsung. Kami akan berjuang maksimal di sana,” pungkas Iwan Bule.

Penulis: Khairul Amin
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved