Respon Dinkes Tulungagung Dicurhati Pasien Karantina Covid-19, Cara Evakuasi dan Fasilitas Dibenahi

Tim Dinkes Tulungagung menerima keluhan para penghuni karantina Covid-19, di Rusunawa IAIN Tulungagung.

Penulis: David Yohanes | Editor: Sudarma Adi
SURYA/DAVID YOHANES
Kepala Dinas Kesehatan Tulungagung, dr Kasl Rokhmad (rompi coklat) menemui para pasien Covid-19 di Rusunawa IAIN Tulungagung. 

TRIBUNJATIM.COM, TULUNGAGUNG - Tim Dinkes Tulungagung menerima keluhan para penghuni karantina Covid-19, di Rusunawa IAIN Tulungagung.

Menurut Kepala Dinkes Tulungagung dr Kasil Rohmad, pada pesian "curhat" ketidaknyamanan selama di karantina.

Selain itu memang ada kesalahan komunikasi, tentang bagaimana melakukan pendekatan saat seseorang dinyatakan positif Covid-19.

BNNK Tulungagung Merehabilitasi 24 Pecandu Narkoba, 12 di Antaranya Sembuh

Puluhan Pasien Covid-19 Rusunawa IAIN Tulungagung Dongkol Dijemput Paksa, Tak Pernah Lihat Hasil Tes

Pemilik Warkop di Tulungagung Tidak Dapat Kompensasi, Hanya Dapat Bantuan Sembako

"Selama ini semangatnya memang lebih pada protokol mengarantina orang, belum pada pendekatan orang sehingga nyaman. Nyaman artinya dengan kerelaan hati mau menjalani karantina," ujar dr Kasil.

Diakui dr Kasil, hasil dialog dengan para pasien, akan ada perbaikan tata cara (SOP) saat menyampaikan hasil positif Covid-19.

Dengan demikian warga yang dinyatakan positif Covid-19 tetap merasa nyaman, dan tidak ada rasa terpaksaa saat menjalani karantina.

Hasil dialog dengan para pasien akan dirapatkan, untuk mengambil langkah berikutnya.

"Mau tidak mau pasien positif memang harus karantina. Karena kalau tidak justru akan berbenturan dengan masayrakat yang lebih luas," tutur dr Kasil.

Terkait keluhan para pasien yang tidak pernah melihat rekam medis, dr Kasil memastikan semua pasien punya rekam medis.

Karena semua pasien di tempat karantina Rusunawa IAIN Tulungagung dalam kondisi sehat, rekam medis tidak perlu ditunjukkan.

Namun rekam medis ini akan ditunjukkan kepada pasien, jika pasien tersebut memintanya.

"Semua tercatat dengan rinci perkembangan dari waktu ke waktu. Kalau mintas pasti diberikan, jangan curhat lewat medsos (media sosial)," ucap dr Kasil.

Pencatatan rekam medis pasien di Rusunawa IAIN Tulungagung menjadi tanggung jawab Puskesmas Kedungwaru.

Lebih jauh dr Kasil memastikan, fasilitas di tempat karantina akan ditingkatkan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved