10 Desa di Situbondo Belum Selesaikan SPJ ADD

"Ya hingga hari ini ada 10 desa yang belum menyelesaikan SPJ ADD-nya," ujar Lutfi Joko P, Kepala DPMDesa Pemkab Situbondo, Jawa Timur

10 Desa di Situbondo Belum Selesaikan SPJ ADD
istimewa
Ilustrasi

 TRIBUNJATIM.COM, SITUBONDO - Meski batas akhir penyelesaian Surat Pertanggung Jawaban (SPj) alokasi dana desa (ADD) bulan Maret tahun 2020, namun sejumlah desa di Situbondo ternyata belum menyelesaikan Surat Pertanggung Jawaban (SPj) ADD-nya.

"Ya hingga hari ini ada 10 desa yang belum menyelesaikan SPJ ADD-nya," ujar Lutfi Joko P, Kepala Dinas Pemberdayaan masyarakat dan Desa (DPMD) Pemkab Situbondo, kepada Surya.

Sepuluh desa yang belum merampungkan SPJ DD itu, kata mantan Kadinsos ini, diantaranya Desa Kalianget, Kecamatan Banyuglugur, Desa Mlandingan Kulon, Alas Bayur, Campoan, Kecamatan Mlandingan, Desa Rajekwesi, Kecamatan Kendit, Desa Wringin Anom, Kecamatan Panarukan, Desa Kalibagor, Kecamatan Situbondo, Desa Tanjung Pecinan, Tanjung Kamal, Kecamatan Mangaran dan Desa Kayu Emas, Kecamatan Arjasa serta Desa Sopet, Kecamatan Jangkar.

"Berdasarkan petunjuk Pak Bupati, agar permasalahan ini dilaporkan ke Inspektorat untuk dilakukan pemeriksaan," kata Lutfi.

Asyik Pesta Sabu, Pria Madura Ini Kaget saat Polisi Gerebek di Gubuk pada Malam Hari, Sita 2 Plastik

Presiden Tunjuk Pangkogabwilhan II Tangani RS Lapangan Covid-19 Jatim, Jokowi Titip Pesan Ini

Belum Terima Bantuan Selama Tiga Bulan, Ribuan Sopir Angkot Ancam Mogok Massal Awal Juli

Dikatakan, setelah dilakukan pemeriksaan dan ada bukti dokumen dugaan, maka akan ditindak lanjuti kepada aparat penegak hukum ( APH).

"Tapi dengan adanya pemeriksaan tersebut, maka bisa dilakukan pencairan karena persoalannya itu sudah menyangkut temuan. Jadi tanpa SPJ selesai, ADD bisa cair," pungkasnya. (Izi/Tribunjatim.com)

Penulis: Izi Hartono
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved