Breaking News:

20 Ruas Jalan Nasional di Surabaya Diambil Alih Pemkot, Wali Kota Risma: Operasionalnya di Kita

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini ungkap 20 ruas Jalan Nasional sudah diambil alih Pemkot Surabaya: operasional dan pengelolahannya di kita.

TRIBUNJATIM.COM/MAYANG ESSA
Arus lalu lintas di Jalan Wonokromo menuju Jalan Diponegoro areal KBS pada Libur Tahun Baru, Padat, Rabu (1/1/2020). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Yusron Naufal Putra

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - 20 ruas jalan di Surabaya yang sebelumnya berstatus Jalan Nasional kini menjadi jalan kota dan dikelola oleh Pemkot Surabaya.

Hal itu sudah disetujui oleh Direktorat Jendral (Ditjen) Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum (PU) tertanggal 13 Mei 2020.

"Yang sebelumnya (merupakan) Jalan Nasional," kata Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini saat ditemui di Balai Kota, Rabu (24/6/2020).

Tak Ada Pria di Dalamnya karena Benci, Suku Wanita di Pedalaman Amazon Punya Cara Brutal Dapat Anak

Pasangan Selingkuh Bunuh Diri Bareng dan Tinggalkan Surat Ancaman, Akan Saya Goyang dari Alam Baka

Ruas jalan itu diantaranya, jalan batas Kota Surabaya di Waru, Jalan Ahmad Yani, Jalan Layang Wonokromo, Jalan Wonokromo, Jalan Diponegoro, Jalan Pasar Kembang, Jalan Arjuno, Jalan Kalibutuh, Jalan Demak, dan Jalan Wonokromo Stasiun.

Kemudian, Jalan Ratna/Jalan Upajiwa Selatan, Jalan Kencana/Bung Tomo, Jalan Raya Ngagel, Jalan Sulawesi, Jalan Biliton, Jalan Raya Gubeng, Jalan Gubeng Stasiun, Jalan Kusuma Bangsa, Jalan Kapasari, dan Jalan Dr Ir H Soekarno atau Jalan Merr.

3 Wisata Pantai Tulungagung Ini Sudah Buka di Tengah Pandemi Covid-19, Begini Penjelasan Gugus Tugas

Driver Ojol Surabaya Nyambi Jualan Sabu Rp 11 Juta, Diringkus Polisi Bawa-bawa Covid-19 Buat Alasan

Menurut Risma, Pemkot Surabaya sebenarnya mengusulkan sebanyak 22 ruas jalan yang akan diambil alih, tapi dua ruas sisanya tidak disetujui lantaran merupakan penghubung jalur primer antara Surabaya dan Madura.

Dua jalan itu diantaranya, Jalan Kedung Cowek dan Jalan Kenjeran.

Dengan pengambil alihan jalan ini juga bakal sepenuhnya dikelola oleh Pemkot Surabaya. Baik ketika ada perbaikan jalan, bisa langsung segera diperbaiki oleh Pemkot.

Apalagi sejauh ini, lanjut Risma, Pemkot Surabaya sudah mengeluarkan sejumlah biaya untuk operasional jalan ini, seperti biaya penerangan jalan, membangun pedestrian, pemeliharaan jalur hijau dan terkait kebersihan.

“Operasional dan pengelolaannya di kita semuanya, karena setiap tahun kita investasinya banyak di situ,” ujar Wali Kota dua periode itu.

Penulis: Yusron Naufal Putra

Editor: Heftys Suud

Penulis: Yusron Naufal Putra
Editor: Hefty Suud
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved