Pilkada Jawa Timur

Jatim Siap Gelar Pilkada Serentak 2020, Mendagri Ajak Masyarakat Angkat Isu Penanganan Covid-19

Mendagri Tito Karnavian menilai, Jawa Timur sudah sangat siap untuk menyelenggarakan Pilkada Serentak 2020 pada tanggal 9 Desember nanti.

TRIBUNJATIM.COM/SOFYAN ARIF CANDRA
Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, saat Rapat Koordinasi Kesiapan Pilkada Serentak 2020 di wilayah Provinsi Jawa Timur, di Hotel JW Marriott, Jalan Embong Malang, Surabaya, Jumat (26/6/2020). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, menilai, Jawa Timur sudah sangat siap untuk menyelenggarakan Pilkada Serentak 2020 pada tanggal 9 Desember mendatang.

Dari beberapa kali rapat koordinasi Tito Karnavian mengatakan, realisasi pencairan naskah perjanjian hibah daerah (NPHD) untuk anggaran Pilkada Serentak 2020 di 19 daerah di Jawa Timur sudah sangat tinggi, di atas 90 persen.

"Yang jelas kita optimistis karena Jawa Timur ini, gubernurnya sangat mendukung, dan juga laporan dari KPU dan Bawaslu siap, semua siap," kata Tito Karnavian saat ditemui seusai memimpin Rapat Koordinasi Kesiapan Pilkada Serentak 2020 di wilayah Provinsi Jawa Timur, di Hotel JW Marriott, Jalan Embong Malang, Surabaya, Jumat (26/6/2020).

Dalam rakor tersebut, Tito Karnavian mengatakan, 19 kepala daerah yang menyelenggarakan Pilkada juga menyatakan kesiapannya untuk segera mencairkan sisa anggaran Pilkada Serentak 2020.

"Tadi sudah ketemu para bupati atau yang mewakili, saya kira semua sudah menyampaikan kesiapannya. Semua siap, artinya saya sangat optimistis Pilkada Jawa Timur ini dapat berjalan dengan baik meski di tengah pandemi ( Covid-19 )," lanjutnya.

Tanggapi Pernyataan Ketua KPU, Menkopolhukam Mahfud MD Pastikan Pilkada Serentak Digelar 9 Desember

Hasil Rapid Test 102 Petugas Verifikasi Faktual KPU Kota Blitar, 13 Orang Reaktif Covid-19

Untuk tambahan anggaran Pilkada tahap pertama, Tito Karnavian menjelaskan sudah dicairkan oleh Kementerian Keuangan kepada KPU dan Bawaslu pusat dan tinggal menunggu pendistribusian ke masing-masing KPU daerah.

"Khusus Jatim sudah dicairkan sekitar Rp 100an miliar lebih. Artinya KPUD Jatim ini sangat siap," kata mantan kapolri ini.

Dalam kesempatan itu, Tito Karnavian mengajak masyarakat untuk semaksimal mungkin menggunakan hak pilihnya.

"Salah satu isu yang perlu kita angkat bersama-sama adalah efektivitas kepala daerah yang bersangkutan di 19 kabupaten/kota itu dalam rangka menangani Covid-19," kata Tito Karnavian.

PKB Tanpa Penjaringan Calon di Pilkada Sidoarjo 2020, Andalkan Rekomendasi, Partai Lain Juga Ikut

Wali Kota Blitar Santoso Dipanggil DPP PDIP Terkait Pilkada Blitar 2020, Tunggu Hitam di Atas Putih

Dengan begitu, semua kepala daerah yang akan maju pada periode berikutnya akan fokus untuk menangani Covid-19 di masing-masing daerahnya.

"Karena nanti dilihat masyarakatnya 'wah ini daerah kita berarti kepala daerahnya gak efektif, gak usah dipilih,'" ujar Tito Karnavian.

Selain itu, dengan fokus pada isu adu gagasan Covid-19, isu-isu primordial yang seringkali jadi ajang konflik akan minim. Mulai dari masalah suku, ras, dan agama serta isu primordial lain yang sensitif.

"Ini tantangan bagi inkamben dan adu gagasan bagi para kontestan yang nonpetahana," pungkasnya.

Editor: Dwi Prastika

Golkar Jatim Ngotot Usul Gus Hans Jadi Pendamping Machfud Arifin di Pilkada Surabaya: Pasti Menang!

Usung Putra Menseskab Pramono Anung di Pilkada Kediri, Golkar Timbang Kandidat Wakil

Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved