Breaking News:

Virus Corona di Surabaya

Transisi di Dunia Kerja Kata Pakar dari Unair, Masa Ubah Kesadaran hingga Muncul Penyesuaian Baru

Menurut pakar dari Unair, transisi new normal di dunia kerja merupakan masa untuk mengubah kesadaran.

Tribunnews
Ilustrasi masyarakat dunia hadapi new normal 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Fikri Firmansyah

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Pandemi Corona atau Covid-19 melanda Indonesia berdampak pada aspek kehidupan termasuk lapangan pekerjaan.

Dalam mencegah penyebaran virus Corona agar tak semakin masif, segala upaya dikerahkan di antaranya penerapan PSBB hingga kini telah memasuki masa transisi new normal.

Menurut Koordinator Program Studi Magister Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga (FEB UNAIR), Dr Gancar Candra Premananto, masa new normal adalah masa untuk mengubah kesadaran.

New Normal Tantangan Baru Dunia Kerja, Dosen Psikologi Industri Unair: Harus Komitmen Saling Peduli

Perubahan dalam dunia kerja akan memunculkan penyesuaian baru seperti cuti.

“Bahkan kita akan melihat penyesuaian baru seperti cuti, jadi akan muncul cuti karena flu,” terangnya, Jumat (26/6/2020) di Surabaya.

Jadi, lanjutnya, berpikir secara jangka panjang harus dilakukan oleh perusahaan agar dapat bertahan dalam masa new normal.

Ucapan Ibu Mertua Bongkar Sikap Zaskia Gotik, 1 Pesan Sebelum Pisah Balik ke Jakarta: Jangan Marah

Kisah Sejoli Gagal Nikah karena Ternyata Kakak Beradik, Hamil & Pacaran 5 Tahun, Fakta Pilu Terkuak

Perusahaan yang tidak dapat berubah dan berinovasi akan hancur secara perlahan.

Gancar juga mengungkapkan, nilai siap untuk berevolusi harus diterapkan sejak dini pada perusahaan dan karyawan.

Pemetaan karyawan pada saat ini menjadi alternatif bagi sebuah perusahaan untuk tetap menjalankan roda perekonomian.

Wali Murid Wadul ke DPRD Jatim Protes PPDB SMA Jalur Zonasi, Ungkap Kecurangan Surat Domisili

Work From Home (WFH) yang dianjurkan oleh pemerintah menurutnya menjadi sebuah tantangan baru bagi perusahaan untuk lebih tanggap terhadap teknologi dan kebiasaan kerja.

Sebab, secara tidak langsung, WFH telah mengubah jam kerja secara lebih fleksibel secara tempat maupun waktu.

“Saya memperkirakan protokol kesehatan dan kemampuan teknologi menjadi tolok ukur baru pada masa new normal bahkan secara jangka panjang pada dunia kerja,” pungkasnya.

Penulis: Fikri Firmansyah

Editor: Arie Noer Rachmawati

Penulis: Fikri Firmansyah
Editor: Arie Noer Rachmawati
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved