Hipakad Kerjasama dengan BNNP Atasi Peredaran Narkoba di Jatim

Himpunan Putra Putri Keluarga Angkatan Darat (Hipakad) Jawa Timur berkerjasama dengan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jatim.

bobby Koloway/surya
Himpunan Putra Putri Keluarga Angkatan Darat (Hipakad) Jawa Timur berkerjasama dengan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jatim dalam menanggulangi peredaran narkoba di Jawa Timur. Seremonial penandatanganan acara ini dilakukan di Surabaya, Sabtu (27/6/2020). 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Himpunan Putra Putri Keluarga Angkatan Darat (Hipakad) Jawa Timur berkerjasama dengan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jatim. Kerjasama ini dilakukan untuk menanggulangi peredaran narkoba di Jawa Timur.

Seremonial penandatanganan acara ini dilakukan di Surabaya, Sabtu (27/6/2020). Dengan protokol kesehatan ketat, acara ini juga dihadiri perwakilan Hipakad dan BNNP Jatim, hingga Kodam V Brawijaya.

Ketua DPD Hipakad jatim, Priyo Effendi, menerangkan bahwa kerjasama ini dilakukan sebagai upaya preventif dalam peredaran narkoba. Mengingat, masalah narkoba menjadi persoalan klasik yang tak kunjung selesai.

"Sejak kami masih muda, sudah banyak berbagai bentuk pencegahan Narkoba. Kami sudah berpartisipasi di dalamnya sejak lama," kata Priyo Effendi pada sambutannya.

Sekalipun upaya pencegahan terus digalakkan, nyatanya angka penyalahgunaan Narkoba belum menunjukkan penurunan.

"Kami miris tiap hari ada saja penangkapan oleh BNN dan Polri. Beratnya sampai kilogram," katanya kepada TribunJatim.com.

Tanggapan Ayu Dewi Soal Zumi Zola Disebut Kena Karma Digugat Cerai: Bukan Aku yang Menjalani

Hanya 13 Kelurahan di Kota Malang yang Masuk Zona Hijau Covid-19

Asyik, Kini Lion Air Group Permudah Persyaratan Untuk Calon Penumpang

Dengan berbagai persoalan tersebut, Hipakad terpanggil untuk terlibat aktif dalam mencegah peredaran narkoba. Dalam kerjasama ini Hipakad nantinya akan lebih banyak pada upaya pencegahan.

"Kami akan menyiapkan penyuluhan bahaya narkoba oleh kader kepada masyarakat. Sebelum memberikan penyuluhan, para penyuluh juga akan diberikan pelatihan sehingga sudah pasti bersertifikat," katanya kepada TribunJatim.com.

"Pasca penandatanganan hari ini kami akan bergerak cepat. Apalagi, kami mendengar di masa pandemi ini masalah peredaran narkoba juga ada peningkatan," katanya.

Di sisi lain, Kepala BNNP Jatim, Brigjend Pol Bambang Priyambadha menyebut kerjasama ini akan menambah kekuatan pihaknya dalam memerangi peredaran narkoba.

Halaman
12
Penulis: Bobby Constantine Koloway
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved