Virus Corona di Kediri

Kesembuhan Pasien Covid-19 Meningkat, Ada Harapan Kota Kediri Zona Hijau

Harapan Kota Kediri menjadi zona hijau semakin terbuka menyusul tingkat kesembuhan pasien Covid-19 di Kota Kediri yang semakin meningkat.

(Surya/Didik Mashudi)
Perawat perempuan RSUD Gambiran Kota Kediri yang bertugas di zona merah Ruang Isolasi pasien Covid 19, Selasa (21/4/2020). 

 TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Harapan Kota Kediri menjadi zona hijau semakin terbuka menyusul tingkat kesembuhan pasien Covid-19 di Kota Kediri yang semakin meningkat.

“Tingkat kesembuhan pasien mencapai 56 persen per 27 Juni 2020," ungkap dr Fauzan Adima, Juru bicara Gugus Tugas Percepatan Pengendalian Covid-19 Kota Kediri, Sabtu (27/6/2020).

Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar telah mengumumkan tambahan kesembuhan 11 pasien Covid-19 di Kota Kediri. Pasien sebelumnya dirawat di RSUD Gambiran dan RS Kilisuci, rumah sakit khusus penanganan Covid-19.

Meningkatnya tingkat kesembuhan pasien Covid 19 ini menjadi harapan Kota Kediri agar menjadi zona hijau.

“Kabar gembira ini saya sampaikan agar masyarakat tetap waspada dan kita bersama-sama menjadikan Kota Kediri menjadi zona hijau,” jelasnya kepada TribunJatim.com.

VIRAL Video Bapak Pergoki Anak bareng Pacar di Hotel, Percuma Tak Rawat, Viral Reaksi Kecewa Ayah

Warga di Dua Perumahan Sidoarjo ini Tolak Jalan Perumahan Jadi Akses Mutiara City

Cerita Perjuangan Nenek di Gresik Sembuh dari Covid-19, Konsumsi Obat Penambah Nafsu Makan

Sementara K (62) salah satu pasien Covid-19 yang telah sembuh sebelumnya mengikuti isolasi di puskesmas dan RS Kilisuci.
Pasien tertular Covid 19 dari klaster pabrik rokok Tulungagung ini merupakan pasien Orang Tanpa Gejala (OTG).

Sebenarnya pasien bisa melakukan isolasi mandiri di rumahnya. Namun karena rumahnya tidak memungkinkan untuk melakukan isolasi mandiri, Pemkot Kediri memberikan ruang inap isolasi di Puskesmas Ngletih.

Pasien kemudian dipindahkan ke RS Kilisuci. Hanya sehari di RS Kilisuci, dipindahkan lagi ke RSUD Gambiran karena ada keluhan di tenggorokan.

Belakangan cucunya yang masih pelajar SMP juga positif Covid-19 dengan tanpa gejala sehingga dirawat di RS Kilisuci.

Setelah dua minggu di RSUD Gambiran, K hasil swan dinyatakan negatif terhadap virus Corona atau Covid-19 dan akhirnya pulang ke rumah karena sudah sehat.

Namun tim medis GTPP virus Corona atau Covid-19 Kota Kediri tetap memantau kondisinya. Termasuk memberikan sejumlah obat yang masih rutin dikonsumsi.

“Dua minggu sekali saya cek kesehatan di RSUD Gambiran,” ujarnya kepada TribunJatim.com.

Cek kesehatan dilakukan untuk memantau kondisi eks pasien positif virus Corona atau Covid-19 termasuk melakukan ronsen.

Sementara masyarakat sekitar tempat tinggalnya juga menerima kembali pasien yang sudah sembuh, tanpa ada stigma negatif.

“Masyarakat sekitar tidak masalah dengan keberadaan pasien, karena tahu memang sudah sembuh,” kata Ali Faizin, Ketua RT.

Bukti masyarakat menerima, mereka tetap beraktivitas seperti biasa di sekitar rumahnya. Termasuk mengambil bantuan sosial (bansos) yang lokasinya beberapa meter dari rumahnya.(dim/Tribunjatim.com)

Penulis: Didik Mashudi
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved