Ngobrolin Kesehatan di We the Health, Kemenkes RI Ternyata Punya Telemedicine hingga Apotek Digital

Dalam We the Health, Kementrian Kesehatan RI ungkap punya Digital Health, telemedicine, dan e-Pharmacy untuk optimalkan layanan kesehatan masyarakat.

Tangkapan Layar Konferensi Digital We the Health
Sedang berlangsung konferensi digital kesehatan We the Health, Sabtu (27/6/2020) via aplikasi Zoom. 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Staff Ahli Menteri Bidang Teknologi Kesehatan dan Globalisasi Kementrian Kesehatan RI jadi salah satu pembicara dalam We the Health, konferensi kesehatan digital pertama di Indonesia dalam masa pandemi virus Corona, ( Covid-19 ).

Staff Ahli Menteri Bidang Teknologi Kesehatan dan Globalisasi Kementrian Kesehatan (Kemenkes) RI dr Slamet mengatakan, Kemenkes buat tiga inovasi baru dalam pelayanan kesehatan masyarakat.

Inovasi yang dibuat tersebut sudah berbasis digital, meliputi Digital Health, telemedicine, serta e-Pharmacy.

"Kami merumuskan tiga solusi inovatif di bidang teknologi kesehatan. Tujuannya supaya pelayanan kesehatan pada masyarakat bisa lebih optimal," kata dr Slamet dalam konferensi kesehatan digital terbesar pertama di Indonesia yang dilaksanakan oleh Jovee dan Lifepack, Sabtu (27/6/2020).

Dalam konferesnsi We The Health 2020 yang bertajuk 'Peran Swasta dalam Peningkatan Kualitas Pelayanan Sektor Kesehatan di Daerah' ia mengungkapkan pentingnya peran pencegahan atau preventif.

"Sistem kesehatan di Indonesia ini memiliki komponen pemerintah dan swasta. Di pemerintah sendiri, sistem kesehatan terdesentralisasi di kabupaten dan kta," jelas dr Slamet.

"Oleh karena itu, sinergi antara pemerintah dan swasta sangat penting," lanjutnya.

Mengenai tiga inovasi Kemenkes, dr Slamet mengenalkan platform Sehatpedia. Aplikasi tersebut menurut dr Slamet bisa diganakan masyarakt untuk menunjang layanan kesehatan.

Di lain pihak, Rico Mardiansyah dari Sehatpedia Kementrian Kesehatan RI menjelaskan, Sehatpedia merupkana platform hasil inovasi Kemenkes RI yang dilatarbelakangi adaptasi digital.

"Masyarakat bisa berkonsultasi dengan dokter melalui aplikasi Sehatpedia. Jadi mereka tak perlu repot datang ke rumah sakit untuk konsultasi," katanya.

Halaman
12
Penulis: Melia Luthfi Husnika
Editor: Hefty Suud
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved