Breaking News:

FTA Center Surabaya Siap Dukung Upaya Jatim Raih Kembali Pasar Ekspor di Masa Transisi New Normal

FTA Center Surabaya menyatakan siap mendukung penuh upaya Bank Indonesia Jatim dalam membuat Provinsi Jawa Timur kembali meraih pasar ekspor.

ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM
Staf Ahli Bidang Pemasaran Kantor Klinik FTA Surabaya, Fernanda Reza, 2020. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Fikri Firmansyah

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Free Trade Agreement atau FTA Center Surabaya menyatakan siap mendukung penuh upaya Bank Indonesia Jatim dalam membuat Provinsi Jawa Timur kembali meraih pasar ekspor di masa transisi new normal.

Hal tersebut dikatakan langsung oleh Staf Ahli Bidang Pemasaran Kantor Klinik FTA Surabaya, Fernanda Reza.

"Tujuan utama dibentuknya FTA sebagai upaya dalam meningkatkan ekspor, yaitu dengan cara melakukan percepatan penyelesaian perjanjian perdagangan dengan negara lain, oleh sebab itu kami tentu siap mendukung Indonesia, khususnya Jawa Timur saat masa transisi new normal ini untuk siap meraih pasar ekspor kembali," kata Fernanda Reza di Surabaya, Minggu (28/6/2020).

Menurutnya, perlu meningkatkan ekspor dengan cara melakukan percepatan penyelesaian perjanjian perdagangan dengan negara lain, karena Indonesia, khususnya Jawa Timur memiliki daya saing yang tidak kalah dengan negara lain.

Berkaca dalam hal itu pula, lanjutnya, maka dalam rangka persiapan Indonesia Australia-CEPA (IACEPA) yang akan berlaku mulai 5 Juli 2020 mendatang, diimbau kepada semua pelaku usaha untuk melakukan kegiatan ekspor ke Australia, karena produk Indonesia tarifnya 0 persen masuk ke Australia.

Tren Gowes Selama Pandemi Jadi Peluang Bisnis, 2 Warga Lamongan Sulap Sepeda Bekas, Dijual Jutaan

Cara Klaim Token Listrik Gratis dari PLN di ww.pln.co.id atau WA ke 08122-123-123 untuk Bulan Juni

Ia juga mengatakan, sejatinya sampai dengan tahun 2019, Impor Indonesia ke Australia masih lebih besar ketimbang ekspornya.

"WTO memperkirakan akibat pandemi Covid-19, perdagangan global akan turun tahun ini, bahkan negara besar pertumbuhan ekonominya sudah minus, sehingga berpengaruh pada ekspor Indonesia yang juga menurun, maka dengan adanya peluang IACEPA, kami harapkan ekspor Indonesia maupun yang berasal dari Jatim akan naik, mengingat Australia banyak melakukan investasi di Indonesia, namun dalam hal industri pengolahan masih kurang bersaing dibanding Indonesia," jelasnya

Ia menegasakan, intinya dengan adanya IACEPA sangat menguntungkan Indonesia.

"Adanya IACEPA sangat menguntungkan Indonesia, mengingat industri pengolahan di Indonesia lebih kuat, sehingga bahan baku yang diinvestasikan Australia akan diolah di Indonesia dan hasilnya kan di ekspor ke Australia dan negara lainnya," pungkasnya.

Inilah Bisnis yang Tetap Untung dan Bertahan saat Pandemi Corona Kata Pengamat Ekonomi Unair, Simak!

Pengguna Aplikasi My Yamaha Motor Meningkat, Fitur Pengingat dan Informasi Jaringan Paling Digemari

Penulis: Fikri Firmansyah
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved