Berita Persik Kediri

Soal Wacana Liga 1 Banyak Mainkan Pemain U-20, Pelatih Persik Buka Peluang Cari Pemain Muda Kediri

Pelatih Persik Kediri, Joko Susilo membuka peluang melakukan seleksi pemain usia muda (U-20) asal Kediri untuk menjadi skuatnya.

TRIBUNJATIM.COM/SUGIHARTO
Pelatih Persik Kediri, Joko Susilo, di Stadion Gelora Bangkalan, Jumat (14/2/2020). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com Khairul Amin

TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Pelatih Persik Kediri, Joko Susilo membuka peluang melakukan seleksi pemain usia muda (U-20) asal Kediri untuk menjadi skuatnya.

Niatan itu akan dilakukan jika saja PSSI akhirnya memutuskan klub Liga 1 2020 banyak memainkan pemain U-20 untuk mendukung gelaran Piala Dunia U-20 2021 mendatang di Indonesia.

Sebelumnya, usulan klub Liga 1 dan 2 banyak memainkan pemain muda disampaikan Asosiasi profesi Pelatih Sepak Bola Seluruh Indonesia (APSSI) pada PSSI.

Fantastis, Ini Dia Pemain Dengan Gaji Tertinggi di Chelsea

UPDATE Harga Sepeda Lipat Brompton Terbaru: Brompton S6R hingga Brompton B75 2020, Mulai Rp 30 Juta

"Seandainya yang U-20 itu benar, yang utama adalah putra-putra Kediri yang harus mengisi skuat Persik, kami harus bantu mereka," kata Joko Susilo pada TribunJatim.com, Minggu (28/6/2020).

"Kalau saya pengennya Kediri harus dimaksimalkan dulu," tambah pelatih akrab disapa Gethuk itu.

Gethuk katakan, hingga saat ini pihaknya terus menunggu surat resmi dari PSSI terkait kick off Liga 1 2020 hingga aturan detail yang akan diberlakukan PSSI di tengah situasi Pandemi Covid-19 ini.

Meski PSSI sudah memastikan akan memulai kembali Liga 1 dan 2 musim ini bulan September/Oktober mendatang, hingga saat ini belum ada keputusan resmi tertulis yang diberikan pada klub peserta.

Gadis Ini Kerap Menghindar dari Ayah Tirinya, Baru Seminggu Nikahi Sang Ibu Sudah Berbuat Nakal

Ada Dua Dokter di Jatim Meninggal Dunia, Gugus Tugas Covid-19: Satu Dokter Wafat Bukan Karena Corona

"Kami masih menunggu surat resmi dari PSSI. Jadi susah sekali menentukan, semua masih mereka-reka karena belum ada kejelasan," jelas pelatih asal Cepu, Jawa Tengah itu.

Termasuk juga soal aturan pemain asing jika saja nantinya pemain yang sudah terdaftar sejak awal kompetisi musim ini tak bisa kembali ke Indonesia akibat pandemi Covid-19 yang hingga saat ini masih belum selesai.

Silahturahmi ke Ponpes Walisongo, Ra Kholil Sebut Nasdem Jatim Rumah Manusia Yang Memberikan Manfaat

Diduga Lakukan Pungutan Liar, Kades Oro-oro Ombo Kulon Pasuruan Dilaporkan Polisi

"Kami juga belum tahu, bagaimana dengan pemain asing nanti yang sudah (terdaftar) dan mungkin tidak bisa kembali lagi, apa bisa diganti, kalaupun tidak bagaimana, kami juga memikirkan itu semua," pungkas mantan pelatih Arema itu.

Sebelumnya, kompetisi Liga 1 dan 2 2020 terpaksa dihentikan PSSI pada pertengahan Maret lalu akibat pandemi Covid-19.

Sebelum akhirnya diberhentikan sementara, kompetisi Liga 1 2020 baru berjalan tiga pekan.

Penulis: Khairul Amin
Editor: Taufiqur Rohman
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved