Meski Menang Melawan Bupati, Guru SMPN 2 Tulungagung Yang Dipecat Tidak Akan Jadi PNS Lagi

Supraptiningsih, mantan guru SMPN 2 Tulungagung memenangkan gugatan lewat Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) kepada bupati Tulungagung, Jawa Timur.

TRIBUNJATIM.COM/DAVID YOHANES
Dua guru SMPN 2 Tulungagung, Roby Bastomi dan Supraptiningsih dikawal menuju Lembaga Pemasyarakatan, Kamis (7/12/2017). 

TRIBUNJATIM.COM, TULUNGAGUNG - Supraptiningsih, mantan guru SMPN 2 Tulungagung memenangkan gugatan lewat Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) kepada bupati Tulungagung, Jawa Timur.

Supraptiningsih menggugat surat keputusan (SK) pemecatan dirinya sebagai Pegawai negeri Sipil (PNS), seusai vonis dari Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor).

Lewat proses kasasi, akhirnya Mahkamah Agung mengabulkan sebagian permohonannya.

Menurut Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Pemkab Tulungagung, Galih Nusantoro, bupati sudah menerima pemberitahuan putusan itu.

Pemkab akan menindaklanjuti dengan mengambil salinan putusan resmi ke pengadilan tingkat pertama PTUN di Surabaya.

“Dari salinan putusan resmi itu kami ingin tahu secara lengkap putusan hakim. Sehingga kami bisa menentukan langkah selanjutnya,” terang Galih, Senin (29/6/2020).

Lanjut Galih, berdasar pemberitahuan dari PTUN, memang ada cacat hukum dalam SK pemecatan Supraptiningsih.

Namun sebenarnya putusan PTUN tidak mengubah substansi pemecatan itu.

Putusan mengadilan hanya menyatakan, seharusnya SK pemecatan dikeluarkan oleh bupati, bukan Plt bupati.

“Jadi putusannya tidak mengubah substansi hukumnya. Hanya bupati harus memperbarui SK,” lanjut Galih.

Halaman
12
Penulis: David Yohanes
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved