Pangkogabwilhan II Mulai Koordinasikan Pemilahan Pasien Covid-19 di RS Jatim

Pangkogabwilhan II Marsekal Muda TNI Imran Baidirus aktif turun melakukan pemantauan untuk penanganan Covid-19 di Jawa Timur.

TRIBUNJATIM.COM/FATIMATUZ ZAHRO
Sore ini, Senin (29/6/2020), Pangkogabwilhan II Marsekal Muda TNI Imran Baidirus, bersama Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa turun ke Pasar Kapasan dan juga Kapas Krampung Plaza untuk bagi-bagi masker. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Fatimatuz Zahroh

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Pangkogabwilhan II Marsekal Muda TNI Imran Baidirus aktif turun melakukan pemantauan untuk penanganan Covid-19 di Jawa Timur.

Sore ini, Senin (29/6/2020), Pangkogabwilhan II Marsekal Muda TNI Imran Baidirus, bersama Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa turun ke Pasar Kapasan dan juga Kapas Krampung Plaza untuk bagi-bagi masker.

Masker tersebut tak lain adalah bantuan masker dari Presiden Joko Widodo yang digelontor untuk Jatim agar kasusnya turun dalan waktu dua pekan ke depan.

Total ada sebanyak 2 juta masker yang dibagikan ke Jatim.

Ending Nasib Kini Mantan Menpora Imam Nahrawi, Divonis 7 Tahun, Terbukti Bersalah Kasus Suap KONI

Liga 1 2020 Dipastikan akan Berlanjut, Pelatih Madura United Berharap Situasi Makin Membaik

Atas instruksi dari Presiden Jokowi dan juga Panglima TNI, TNI berperan aktif melakukan pemantauan pada warga masyarakat agar melakukan pendisiplinan protokol kesehatan.

Terutama di titik-titik pusat keramaian dan juga tempat publik.

Menggunakan masker dan juga jaga jarak menjadi hal yang terus dipantau TNI.

"Pengamatan berkala oleh Kodam dengan seluruh jajaran terus kita lakukan, dan terus kita akan pantau kerumunan terutama supaya masyarakat disiplin gunakan masker. Karena sampai saat ini vaksinnya belum ada," kata Pangkogabwilhan II Marsekal Muda TNI Imran Baidirus.

Malam Pertama Berakhir Kematian Mempelai Wanita, Sang Suami Terlalu Menggebu, Dokter Kuak Fakta

Polisi Terus Interogasi 2 Jambret Ponsel Bocah di Jalan Jemur Gayungan, Ini Pengakuan Pelaku

Tidak hanya itu, Pangkogabwilhan II juga ditunjuk langsung oleh Presiden Jokowi untuk menjadi koordinator RS Lapangan Covid-19 Jatim.

Presiden Jokowi memberikan amanah agar ada pemilahan pasien.

Tepatnya pasien dengan kondisi ringan hingga sedang di rumah sakit rujukan agar dipindahkan ke RS Lapangan. Sedangkan rumah sakit rujukan lebih baik diisi dengan pasien berat saja.

RS Overload, Pasien Swab 2 Kali Tak Bisa Diklaim ke BPJS, Risma Minta 1 Hal: Keluarkan, Kami Bayar

Permohonan Pengacara Terdakwa MeMiles Soal Hakim Minta Sidang Tatap Muka: Sidangnya Dipisah

Kemarin Blusukan ke Pasar Tradisional, Kini Kapolda Jatim Bagikan Masker Gratis ke Pengunjung Mall

Agar tenaga kesehatan bisa fokus melakukan perawatan sehingga angka kematian bisa ditekan.

Ditanya terkait progres pemilahan pasien tersebut Pangkogabwilhan II mengaku sudah mulai melakukan koordinasi dengan rumah sakit rujukan dan rumah sakit lapangan.

"Kami sudah koordinasikan terkait kemampuan rumah sakit kita, kita akan tingkatkan. Termasuk di rumah lapangan. Kita koordinasikan untuk pasiennya, kita koordinasikan semuanya dengan rumah sakit," kata Pangkogabwilhan II.

Penulis: Fatimatuz Zahroh
Editor: Taufiqur Rohman
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved