Tuntut Pelaku Penganiayaan Segera Ditangkap, Bamboe Runcing Bersatu Gelar Aksi Protes di Kantor OJK

kelompok Driver Online Bamboe Runcing Bersatu melakukan aksi protes di depan Kantor Regional 4 Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

TRIBUNJATIM.COM/TONY HERMAWAN
Kelompok Driver Online Bamboe Runcing Bersatu saat melakukan aksi protes di depan Kantor Regional 4 Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang berlokasi di Jalan Pahlawan No 105, Surabaya, Senin (29/6/2020). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Tony Hermawan

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Puluhan driver ojol online Jawa Timur (roda 2 dan taxi online) yang tergabung dalam kelompok Driver Online Bamboe Runcing Bersatu melakukan aksi protes di depan Kantor Regional 4 Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang berlokasi di Jalan Pahlawan No 105, Surabaya, Senin (29/6/2020).

Mereka mendesak agar pihak kepolisian segera menangkap oknum debt collector yang menjadi pelaku penyerangan, di salah satu kantor leasing yang berlokasi di sekitar kawasan Bambu Runcing, Surabaya, Kamis (18/6).

Salah satu orator yang berada dalam mobil komando mengatakan, aksi tersebut dilakukan untuk mengecam aksi premanisme.

Heboh, Risma Sujud Pegangi Kaki Dokter saat Pertemuan IDI dan Direktur RS

Sepak Bola Indonesia Perlu New Normal, PSSI FIX Kembali Gelar Liga Indonesia 2020 Oktober Ini

"Negara tidak boleh kalah dengan premanisme," ucap salah satu orator tersebut, Senin (29/6/2020).

Humas Bamboe Runcing Bersatu David Walalangi mengatakan, beberapa perwakilan massa saat ini sedang melakukan mediasi di dalam Kantor OJK.

Gara-gara Nenek Goreng Kopi, Sebuah Rumah di Tuban Jatim Ludes Terbakar

Golkar Jatim Kembali Salurkan Bantuan Dua Ribu APD Untuk Tenaga Medis di Jawa Timur

"Kalau pihak leasing datang ke OJK untuk ikut mediasi, maka rencana kami mengruduk leasing kami urungkan. Tapi jika OJK tidak panggil 6 leasing memberatkan maka akan ke leasing tersebut," ucap dia.

Dalam aksi tersebut informasinya akan menyuarakan tiga tuntutan.

Ini Kiat Sukses Polsek Sukolilo Raih Nomor di Ajang Kampung Tangguh Semeru Empat Kali Berturut-turut

Berkas Kasus Dugaan Pembunuhan Wanita di Lobby Apartemen Surabaya Sampai di Kejari, Diteliti Jaksa

Yakni, penangguhan restrukturisasi cicilan untuk driver online selama 1 tahun.

Kemudian, selama pandemi covid 19 dipastikan tidak ada penarikan unit roda 2 (ojek online) maupun roda 4 (taxi online) di seluruh Jawa Timur.

Lalu tidak adanya pembatasan kuota serta penghapusan denda serta bunga.

Penulis: Tony Hermawan
Editor: Taufiqur Rohman
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved