Virus Corona di Surabaya

POGI Minta Pemkot Surabaya Fasilitasi Tes Swab Gratis Ibu Hamil, saat Bersalin Status Bisa Diketahui

Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI) Surabaya mendorong Pemkot Surabaya fasilitasi tes swab gratis ibu hamil 37 minggu.

bengkulu.today.com via TribunnewsWiki
ILUSTRASI Fasilitas tes swab gratis bagi ibu hamil 37 minggu. 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI) Surabaya mendorong Pemerintah Kota Surabaya untuk memfasilitasi tes swab atau tes PCR Covid-19 pada ibu hamil usia 37 minggu.

Pasalnya, berdasarkan Diskusi webinar program AWC (Airlangga Webinar Conference) Covid-19 series yang diadakan Fakultas Kedokteran Unair pada 11 Juni 2020, mengungkap fakta dalam sehari ada 7 kasus pasien yang datang ke kamar bersalin RSUD Dr Soetomo membawa hasil rapid test positif.

Ketua POGI Surabaya, dr Brahmana Askandar SpOG K-Onk mengungkapkan, jika ibu hamil datang tanpa membawa data hasil tes Covid-19, mak pihak rumah sakit tidak akan berani melakukan penanganan.

Adik Via Vallen Tak Percaya Pembakar Mobil Kakaknya Ternyata Vianisti: Masa Fans Senekat itu, Nggak

"Jika pada kehamilan 37 minggu, belum ada tesnya kemudian datang ke kamar bersalin pembukaannya sudah 8. Kami tidak punya waktu untuk melakukan test, kan jadi sangat bahaya karena belum ada data, kemudian bercampur dengan pasien lain itu jadi penyulit," urainya.

Untuk itu POGI mengusulkan saat di puskesmas ibu hamil yang datang pada usia kehamilan 37 harus di tes swab.

Sehingga saat bersalin dokter akan tahu status ibu hamil negatif apa positif.

Cewek Ngamuk Ditinggal Mantan Nikah, Hajar Sang Cowok di Pelaminan, Banjir Tangis, Lihat Endingnya

Tingkah Janggal Pembakar Mobil Via Vallen di Kantor Polisi, Ngelantur & Tak Tenang, Motif Terungkap?

"Kalau di puskesmas sudah menjadi tanggungan pemerintah kota pembiayaannya. Untuk di rumah sakit lain seperti rumah sakit swasta, harus dipikirkan pembiayaannya. Kami mengimbau ada penanggungan minimal untuk rapid nya," paparnya.

Brahmana mengungkapkan, penting untuk mengetahui status Covid-19 ibu hamil agar langkah preventif pada bayi bisa dilakukan.

Agar tidak menyebabkan penularan Covid-19 ke pasien, dokter, bidan, bayi lainnya.

Kasus Covid-19 di Perumahan Mewah Surabaya Tinggi, Risma Beber Indikasi Hasil Tracing: Luar Negeri

Sementara itu, terkait kelebihan kapasitas Covid-19 di rumah sakit rujukan seperti RSUD Dr Soetomo juga berdampak dalam pembatasan pada perawatan ibu hamil dengan Covid-19.

Halaman
12
Penulis: Sulvi Sofiana
Editor: Arie Noer Rachmawati
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved