114 Penyelenggara Pemilu Masuk Daftar Dukungan Calon Perseorangan

Badan Pengawas Pemilu Kabupaten (Bawaslukab) Lamongan Jawa Timur menemukan sebanyak 114 penyelenggara pemilu masuk dalam daftar dukungan Bacabup

Surya/hanif manshuri
Lima anggota Bawaslukab Lamongan dilantik 

TRIBUNJATIM.COM, LAMONGAN - Badan Pengawas Pemilu Kabupaten (Bawaslukab) Lamongan Jawa Timur menemukan sebanyak 114 penyelenggara pemilu masuk dalam daftar dukungan Bacabup dan Bacawabup jalur perseorangan.

Temuan itu setelah tiga hari proses verifikasi faktual untuk dukungan calon perseorangan berjalan yang hingga kini masih berlangsung.

Ketua Bawaslukab Lamongan Miftahul Badar membenarkan pihaknya menemukan indikasi 114 penyelenggara pemilu masuk dalam daftar dukungan bakal calon perseorangan.

Ke 114 orang tersebut ada yang dari Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS).

"Pihaknya sebelum verfikasi, Bawaslukab Lamongan telah mengidentifikasi potensi kerawanan pelanggaran pada verifikasi faktual. Ya termasuk diduga adanya dukungan dari penyelenggara pemilu," kata Miftahul Badar ketika dikonfirmasi wartawan, Rabu (1/7/2020).

Pihaknya juga menemukan nama-nama lain yang terlarang untuk memberikan dukungan pada calon, karena status pekerjaannya diantaranya, TNI (3), Polri (1), ASN 88 nama, Kepala Desa 10 nama dan perangkat desa sebanyak 191 nama. Tapi temuan itu tentu akan dikroscek, apakah ada unsur kesengajaan dimasukkan tanpa konfirmasi pada yang bersangkutan atau ada kesalahan lain.

Kilas Balik Kisah Cinta Laudya Cynthia Bella dan Engku Emran, 5 Bulan Kenal Lalu Nikah, Kini Pisah

Bawaslu Terima Keluhan Pengamanan Polisi saat Verifikasi Faktual Dukungan Calon Pilwali Blitar 2020

Postingan Engku Emran Pasca Laudya Umumkan Perceraian, Mantan Suami Bella Bahas Ayah-Anak: Smile

"Maka harus difaktualkan untuk membuktikan apakah nama-nama tersebut status pekerjaannya benar atau tidak," katanya kepada TribunJatim.com.

Jika terbukti seperti itu, maka dukungannya harus dicoret dan dinyatakan tidak memenuhi syarat. Terkait pengawasan tahapan proses verifikasi yang masih berlangsung, dikatakan, sejauh ini masih administratif yaitu terkait prosedur dan tata cara verfikasi dan bisa langsung diperbaiki di lapangan.

Sementara, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lamongan, Machrus Ali mengatakan seluruh temuan atau hasil indentifikasi Bawaslukab Lamongan tersebut akan dilakukan verifikasi faktual dan proses verifikasi juga masih berlangsung.

Menurutnya, pelaksanaan verfikasi ini adalah bentuk konfirmasi secara riil terhadap dokumen pendukung yang disampaikan ke KPU yang dilakukan dari pintu ke pintu.

"Verifikasi adalah bentuk konfirmasi secara riil terhadap dokumen pendukung yang disampaikan ke kami, " katanya.

Kalau ada yang tidak sesuai dengan ketentuan, akan dicoret dari daftar dukungan karena kreterianya tidak memenuhi syarat.
Sampai hari ketiga, proses tahapan verifikasi belum ada kendala berarti dan masih berjalan sesuai ketentuan.

Seperti diketahui, tahapan Pilkada Lamongan sudah dimulai kembali setelah sempat dihentikan akibat pandemi virus Corona atau Covid-19.

Saat ini, KPU Lamongan sedang melakukan tahapan verifikasi faktual terhadap dukungan calon perseorangan atas calon Suhandoyo - Muhammad Suudin.

"Sesuai jadwal verifikasi akan berakhir pada Minggu 12 Juli 2020," katanya. (Hanif Manshuri/Tribunjatim.com)

Penulis: Hanif Manshuri
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved