Breaking News:

Daop 7 Madiun Peringatkan Pengguna Jalan Waspada Saat Di Perlintasan KA

PT KAI Daop 7 Madiun peringatkan warga pengguna jalan untuk hati-hati dan waspada saat melintas di perlintasan kereta api (KA).

SURYA/ACHMAD AMRU MUIZ
Rel Ganda KA di Stasiun Nganjuk yang akan dioperasionalkan penuh setelah selesai di Uji Coba Kelayakan dan Beban. 

 TRIBUNJATIM.COM, NGANJUK - PT KAI Daop 7 Madiun peringatkan warga pengguna jalan untuk hati-hati dan waspada saat melintas di perlintasan kereta api (KA).

Ini setelah semakin meningkatnya perjalanan KA yang dioperasionalkan PT KAI melintas di wilayah Daop 7 Madiun.

Manajer Humas Daop 7 Madiun, Ixfan Hendriwintoko menjelaskan, dengan kembali dioperasikannya KA Turangga maka otomatis jumlah perjalanan KA yang melintas wilayah Daop7 Madiun juga bertambah, setelah sempat berkurang beberapa bulan ini.

“Untuk itu kami sampaikan kepada para pengguna jalan bahwa KA yang melintas di wilayah Daop 7 sudah meningkat. Sesuai UU no. 22 tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan bahwa pada perlintasan sebidang antara jalur kereta api dan Jalan, Pengemudi Kendaraan wajib Mendahulukan kereta api, serta memberikan hak utama kepada Kendaraan yang lebih dahulu melintasi rel,” kata Ixfan Hendriwintoko dalam rilisnya, Kamis (2/7/2020).

Dijelaskan Ixfan, PT KAI kembali mengoperasionalkan perjalanan Kereta Api Turangga relasi Surabaya Gubeng – Bandung – Gambir PP. Dioperasikannya KA itu sebagai komitmen KAI untuk melayani masyarakat yang ingin bepergian keluar kota menggunakan kereta api.

Rektor Unidha Kota Malang Tanggapi Demo Mahasiswanya: Kampus Hanya Mampu Beri Potongan SPP 30%

PKB Serahkan Surat Tugas Secara Resmi Kepada Bacabup Ifan Ariadna

Masuk Bromo Bakal Lebih Ketat, Wacana Syarat Rapid Test Mencuat

“Ini dikarenakan tingginya minat dan antusiasme masyarakat untuk bepergian dengan kereta api pada era new normal ini,” ucap Ixfan Hendriwintoko.

KA Turangga, menurut Ixfan, akan beoperasi setiap akhir pekan. Yaitu pada hari Jumat, Sabtu dan Minggu. Dimana pada hari tersebut biasa terjadi peningkatan jumlah penumpang yang menggunakan KA.

Dari sejak dioperasikannya beberapa KA jarak jauh dan menengah pada 12 Juni yang lalu, dikatakan Ixfan, tercatat ada 3.682 penumpang naik dari seluruh wilayah Daop 7 Madiun ke beberapa kota di Jawa. Sedangkan untuk pengguna KA lokal pada periode yang sama sejumlah 18.421 orang.

Dan bagi calon penumpang yang akan naik KA, tambah Ixfan, wajib mengikuti persyaratan sebagaimana yang sudah diatur dalam SE No. 9 Tahun 2020. Yaitu harus memiliki surat keterangan negatif hasil tes PCR / Rapid Tes yang masih berlaku, atau surat keterangan bebas gejala influenza yang dikeluarkan oleh pihak yang berwenang.

“Bagi yang tidak bisa memenuhi persyaratan itu akan di tolak naik KA,” tutur Ixfan Hendriwintoko. (Achmad Amru Muiz/Tribunjatim.com)

Penulis: Achmad Amru Muiz
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved