Breaking News:

Pilkada Malang

KPU Kabupaten Malang Akui Tak Kesulitan Gelar Verifikasi Faktual di Tengah Pandemi Covid-19

Meski verifikasi faktual dilakukan saat pandemi Covid-19, KPU Kabupaten Malang menegaskan tidak merasa khawatir.

KPU Kabupaten Malang
Rapat koordinasi KPU Kabupaten Malang membahas tahapan Pilkada 2020, Senin (15/6/2020). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Erwin Wicaksono

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Komisi Pemilihan Umum atau KPU Kabupaten Malang belum bisa mengumumkan hasil sementara verifikasi faktual calon perseorangan.

Ini dikarenakan petugas di lapangan masih melakukan tugasnya.

"Verifikasi faktual calon perseorangan masih jalan, sejak tanggal 28 Juni hingga 14 hari ke depan. Kami belum bisa menyampaikan hasilnya karena masih melakukan rekap per hari," ujar Bagian Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan SDM KPU Kabupaten Malang, Marhaendra Pramudya Mahardika, ketika dikonfirmasi, Kamis (2/7/2020).

Hasil keseluruhan verifikasi faktual calon perseorangan baru bisa diumumkan ketika petugas KPU Kabupaten Malang telah selesai melaksanakan tugasnya. Tepatnya pada 12 Juli 2020.

"Nanti ada pemberitahuan setelah selesai," tutur pria yang akrab disapa Dika ini.

Bila hasil verifikasi sudah keluar, Marhaendra Pramudya Mahardika menegaskan, KPU Kabupaten Malang akan menyampaikan kepada Bakal Calon Bupati Malang dan Bakal Calon Wakil Bupati Malang jalur perseorangan dengan apa adanya.

RSUD Kota Malang Berencana Tambah 50 Bed untuk Perawatan Pasien Positif Virus Corona

PKB Butuh Dukungan Politik Partai Nonparlemen di Pilkada Malang, Tak Muluk-muluk Pilih Calon Wakil

"Jika ada selisih dukungan, masih ada masa perbaikan nantinya. Kita sampaikan apa adanya termasuk jika ada yang tidak sesuai dengan fakta di lapangan," ucap Dika.

Meski verifikasi faktual dilakukan saat pandemi virus Corona ( Covid-19 ), Dika menegaskan pihaknya tidak merasa khawatir.

"Sementara tidak ada kendala berarti yang kami temui. Janjian ketemu untuk lakukan verifikasi masih lancar," ungkap Marhaendra Pramudya Mahardika.

Dia menerangkan, pasangan Heri Cahyono dan Gunadi Handoko awalnya menyertakan 130 ribu-an dukungan KTP kepada KPU Kabupaten Malang sebagai syarat pendaftaran calon perseorangan.

Optimistis Maju di Surabaya, Gus Hans Irit Bicara Pilkada, Fokus Tangani Covid-19 di Kota Pahlawan

Tanggapi Pernyataan Ketua KPU, Menkopolhukam Mahfud MD Pastikan Pilkada Serentak Digelar 9 Desember

Jumlah tersebut bisa saja berubah.

"Standar KPU 129.796 dukungan. Agar memenuhi syarat, makanya kami lakukan verifikasi faktual," jelas Dika.

Editor: Dwi Prastika

Penulis: Erwin Wicaksono
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved